TEBING TINGGI, Sumutpos.jawapos.com– Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Taqwa, Jalan Gotong Royong Lingkungan II, Kelurahan Pasar Gambir, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan, Senin (15/6/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri Camat Tebing Tinggi Kota, Henci boru Regar, bersama Lurah Pasar Gambir, para kepala lingkungan, kader PKK, tokoh agama, serta masyarakat yang memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian acara.
Momentum pergantian tahun dalam kalender Hijriah itu dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Henci boru Regar menegaskan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekadar penanda pergantian waktu, tetapi juga menjadi momentum penting untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan, baik secara pribadi maupun sosial.
Baca Juga: Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Labuhanbatu Kumpulkan 113 Kantong Darah Lewat Bakti Kesehatan
Menurutnya, semangat hijrah yang diwariskan dalam sejarah Islam mengandung pesan kuat tentang perubahan menuju kondisi yang lebih baik, termasuk dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis, religius, dan saling menghargai.
“Peringatan 1 Muharram hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, dengan tetap mengedepankan semangat gotong royong, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.
Baca Juga: 748 Pokir DPRD Langkat Ditetapkan, Jadi Arah Baru Perencanaan Pembangunan 2026
Selain tausiah agama yang menjadi inti kegiatan, peringatan Tahun Baru Islam tersebut juga menjadi wadah silaturahmi antara pemerintah kecamatan, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga. Interaksi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas lingkungan dan membangun kehidupan sosial yang lebih baik.
Suasana penuh kekeluargaan mewarnai jalannya acara hingga selesai. Warga yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut karena tidak hanya memberikan penguatan spiritual, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga dan pemerintah di tingkat kecamatan maupun kelurahan.(mag-3/han)
Editor : Johan Panjaitan