LABUHANBATU, Sumutpos.jawapos.com – Rasa haru dan syukur menyelimuti kawasan Asrama Haji Rantauprapat, Selasa (16/6/2026) malam. Rombongan jemaah haji Kloter 13 Debarkasi Kualanamu (KNO) asal Kabupaten Labuhanbatu akhirnya tiba di tanah air sekitar pukul 21.20 WIB setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Sejak sore, area kompleks asrama haji di Jalan SM Raja telah dipadati keluarga jemaah yang menanti kedatangan orang-orang tercinta mereka. Tangis haru dan pelukan keluarga mewarnai momen kepulangan para Duyufurrahman tersebut.
Setibanya di Rantauprapat, rombongan jemaah yang sebelumnya menempuh perjalanan darat dari Medan menggunakan armada bus ALS langsung memasuki Asrama Haji untuk mengikuti rangkaian acara penyambutan sebelum kembali ke kediaman masing-masing.
Baca Juga: KPK Didesak Dalami Dugaan Aliran Suap Audit Muara Enim ke Lingkar AKN V BPK
Kepala Kementerian Haji dan Umroh Labuhanbatu, Mahdan Munthe melalui stafnya Andre Siregar menjelaskan, proses kepulangan jemaah Kloter 13 berlangsung secara bertahap sejak keberangkatan dari Arab Saudi.
“Rombongan berangkat dari Jeddah pukul 22.00 waktu Arab Saudi, kemudian tiba di Kualanamu pukul 11.00 WIB. Selanjutnya menuju Asrama Haji Medan pukul 13.30 WIB, dan diberangkatkan ke Rantauprapat pukul 14.30 WIB,” ujar Andre.
Ia menambahkan, total jemaah asal Labuhanbatu dalam kloter ini berjumlah 218 orang. Namun yang kembali ke Indonesia sebanyak 217 jemaah, karena satu jemaah masih menjalani perawatan di Arab Saudi.
“Satu jemaah masih dirawat dan belum mendapat izin layak terbang karena kondisi kesehatan,” jelasnya.
Selain itu, sebanyak 13 jemaah memilih tidak bergabung dalam rombongan kembali ke Labuhanbatu karena tinggal di Medan atau berada bersama keluarga masing-masing. Dengan demikian, total jemaah yang tiba di Rantauprapat bersama rombongan sebanyak 204 orang.
Satu Jemaah Masih Dirawat di Arab Saudi
Andre juga menjelaskan bahwa satu jemaah bernama Hj. Tiana Ritonga (71) masih menjalani perawatan di Arab Saudi dan telah dirujuk ke Al-Noor Hospital, Makkah.
Baca Juga: Inggris vs Kroasia: Bellingham Siap Tantang Modric dalam Duel Generasi di Arlington
“Beliau mengalami pneumonia, diabetes melitus tipe 2, dan chronic kidney disease. Kondisinya masih dalam pemantauan tim medis,” katanya.
Jemaah tersebut kemudian ditanazulkan atau dialihkan ke kloter lain sesuai prosedur kesehatan haji.
Tidak Ada Jemaah Wafat
Kabar baiknya, seluruh jemaah Kloter 13 asal Labuhanbatu dilaporkan tidak ada yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini.(fdh/han)
Editor : Johan Panjaitan