Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ratusan Mahasiswa Bakar Ban di Depan Kodim 0201/Medan, Desak TNI Kembali ke Barak

Juli Rambe • Rabu, 17 Juni 2026 | 20:52 WIB
BAN: Ratusan mahasiswa GMNI membakar ban saat berunjuk rasa di depan Kantor Kodim 0201/Medan, Rabu (17/6/2026) sore. (Dok: Gusman/Sumut Pos)
BAN: Ratusan mahasiswa GMNI membakar ban saat berunjuk rasa di depan Kantor Kodim 0201/Medan, Rabu (17/6/2026) sore. (Dok: Gusman/Sumut Pos)

 

MEDAN, SUMUT POS- Ratusan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan bakar ban depan Kantor Kodim 0201/Medan, Jalan Pengadilan Medan, Rabu (17/6/2026) sore.

Dalam aksinya, massa mahasiswa menuntut TNI kembali kebarak atas perannya yang masif di wilayah sipil.

"Sejauh yang kita tau keterlibatan militer perhari ini dalam kebijakan proyek strategis nasional ini digunakan sebagai pengawas. Kenapa digunakan sebagai pengawas, salah satunya adalah untuk mengintimidasi masyarakat sekitar," ujar Ketua DPC GMNI Medan, Damses Sianturi.

Baca Juga: Permasalahan Tak Kunjung Selesai, AKDA Desak Kemendiktisaintek Segera Tuntaskan Polemik Terjadi di UDA Medan

Yang kedua, kata dia, keterlibatan militer dalam pengelolaan makan bergizi gratis (MBG). Kemudian, pengelolaan dan pengendalian pada proyek koperasi merah putih dan sekolah rakyat.

"Kita tidak tau apa urgensinya militer ini diberikan ruang untuk mengendalikan dan mengelola program-program tersebut," katanya.

Kemudian pada tuntutan ketiga, lanjutnya, agar pembangunan batalion disetiap kabupaten kota dan penambahan pasukan.

"Itu saat ini tidak ada urgensi strategis nasionalnya. Dan itu juga bagian dari pemborosan anggaran," urainya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0201/Medan, Letkol Delli Yudha Adi Nurcahyo yang diwawancarai didepan kantornya, mengaku belum bisa menanggapi secara langsung tuntutan mahasiswa.

"Tadi ada 11 yang disampaikan tetapi kalau disampaikan satu persatu akan membutuhkan waktu yang lama. Jadi nanti akan saya jadwalkan kepada rekan-rekan mahasiswa sekitaran Medan, untuk melaksanakan FGD untuk bisa menjawab jadi nanti kita sama-sama memegang data," terangnya.

Menjelang waktu maghrib, massa mahasiswa akhirnya membubarkan diri dengan tertib dan arus lalu lintas kembali dibuka untuk umum. (man/ram)

Editor : Juli Rambe
#aksi di Kodim Medan #kodim 02/01 Medan #gmni