BOSTON, Sumutpos.jawapos.com – Persaingan di Grup C Piala Dunia 2026 kian memanas menjelang laga krusial matchday kedua yang mempertemukan Skotlandia kontra Maroko di Boston, Sabtu (20/6/2026) dini hari pukul 05.00 WIB. Meski Skotlandia saat ini berada di puncak klasemen, posisi tersebut dinilai belum sepenuhnya aman menghadapi kekuatan kolektif Maroko yang tengah berada dalam performa impresif.
Skotlandia memang mengawali turnamen dengan kemenangan dan mengoleksi tiga poin. Namun, kemenangan tersebut dianggap belum sepenuhnya mencerminkan dominasi permainan. Dalam laga pembuka melawan Haiti, lini serang Tartan Army tercatat kurang efektif dengan hanya dua tembakan tepat sasaran dari total 15 percobaan.
Asisten pelatih Skotlandia, Steven Naismith, tetap mencoba menjaga optimisme timnya menjelang laga penting ini.
“Kami memiliki satu kemenangan di fase grup. Kami punya tiga poin. Semakin lama Anda masuk turnamen, segalanya akan lebih nyaman. Kami berharap anak-anak lebih santai,” ujarnya seperti dikutip dari Reuters.
Namun, evaluasi performa tersebut menjadi catatan serius mengingat lawan yang akan dihadapi memiliki kualitas jauh lebih tinggi dibanding Haiti.
Baca Juga: DPRD Nias Selatan Terima Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
Di sisi lain, Maroko datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menahan imbang Brasil 1-1 pada laga sebelumnya. Tidak hanya bertahan, Singa Atlas bahkan mampu memberikan perlawanan seimbang dengan penguasaan bola hampir setara, yakni 48,6 persen berbanding 51,4 persen milik Brasil.
Secara agresivitas, Maroko juga tampil meyakinkan dengan 14 tembakan, tiga di antaranya mengarah tepat sasaran, unggul dari Brasil yang hanya mencatat 12 percobaan.
Eks gelandang Maroko, Hassan Kachloul, menilai kekuatan utama timnya terletak pada kolektivitas dan disiplin permainan.
“Singa Atlas punya kesatuan unit yang kokoh. Mereka tampak kompak dan terus berjuang sepanjang 90 menit,” ujarnya kepada BBC.
Dari kalkulasi klasemen, Maroko berada dalam situasi yang relatif lebih nyaman. Bahkan hasil imbang melawan Skotlandia masih membuka peluang besar bagi mereka untuk melangkah ke fase gugur, terlebih dengan laga terakhir yang relatif lebih ringan menghadapi Haiti.
Baca Juga: LG Hadirkan Ekosistem Rumah Pintar Berbasis AI dan ThinQ yang Lebih Personal
Namun demikian, skuad asuhan Mohamed Ouahbi dipastikan tidak akan bermain aman. Kemenangan atas Skotlandia menjadi target utama untuk memastikan tiket 16 besar lebih cepat diamankan.
Maroko juga memiliki modal sejarah yang menambah kepercayaan diri. Pada Piala Dunia 1998, Singa Atlas pernah menundukkan Skotlandia dengan kemenangan meyakinkan 3-0.
Kini, dengan generasi emas yang diperkuat nama-nama seperti Achraf Hakimi dan Brahim Diaz, Maroko kembali berpeluang mengulang sejarah sekaligus mengguncang puncak klasemen Grup C. Sementara itu, Skotlandia dituntut tampil lebih tajam jika tak ingin posisinya digeser lebih cepat dari puncak klasemen. (jpc/han)
Susunan Pemain:
MAROKO (4-3-3): Yassine Bounou; Achraf Hakimi (c), Nayef Aguerd, Chadi Riad, Noussair Mazraoui; Sofyan Amrabat, Azzedine Ounahi, Ismael Saibari; Brahim Diaz, Ayoub El Kaabi, Abde Ezzalzouli. Pelatih: Mohamed Ouahb
SKOTLANDIA (4-3-3): Angus Gunn; Nathan Patterson, Jack Hendry, Grant Hanley, Andy Robertson (c); Scott McTominay, Lewis Ferguson, John McGinn; Ben Gannon-Doak, Lyndon Dykes, Ryan Christie. Pelatih: Steve Clarke
Editor : Johan Panjaitan