MEDAN, SUMUT POS- Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, angkat bicara terkait sorotan mengenai penggunaan kawasan eks Medan Club yang berada di halaman belakang Kantor Gubernur Sumut sebagai titik kumpul massa yang menggelar aksi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (19/6/2026).
Menanggapi anggapan bahwa penyediaan lokasi tersebut merupakan upaya menciptakan kondisi tertentu atau bentuk fasilitasi aksi, Bobby Nasution membantah adanya maksud tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pemilihan lokasi dilakukan dengan mempertimbangkan situasi pada hari Jumat, ketika sebagian besar masyarakat akan melaksanakan salat Jumat.
Baca Juga: Bobby Nasution: Jangan Hentikan Program MBG, Hentikan Korupsi dan Penyelewengannya
“Maka ini semacam aksi yang cipta kondisi atau tidak? Cipta kondisi Jumat? Itu ya setahu saya ya,” kata Bobby Nasution kepada wartawan.
Menurut Bobby, pemerintah tidak ingin masyarakat yang hendak mengikuti kegiatan tersebut berkumpul di masjid karena dikhawatirkan menimbulkan persepsi bahwa rumah ibadah digunakan sebagai tempat berkumpul massa atau kegiatan aksi.
“Saya kan ini hari Jumat, mau salat Jumat. Dan enggak mungkin kumpulnya di masjid. Nanti kalau dikumpul di masjid dibilang masjid dijadikan tempat aksi, enggak boleh juga,” ujarnya.
Bobby mengaku telah menerima laporan mengenai kondisi tersebut. Ia menyebut, baik masyarakat yang akan melaksanakan salat Jumat maupun yang tidak, memerlukan tempat untuk menunggu sebelum kegiatan dimulai.
“Tadi saya dapat laporan, itu kan yang mau melaksanakan salat Jumat, baik yang melaksanakan salat Jumat maupun yang tidak melaksanakan salat Jumat,” ucapnya.
Ia mengatakan, penggunaan kawasan eks Medan Club justru dimaksudkan agar masyarakat tidak berkerumun di sekitar masjid maupun di tepi jalan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.
“Daripada mereka duduk-duduk di masjid ataupun di depan, nanti macet, silakan saja,” katanya.
Bobby juga menegaskan bahwa kawasan eks Medan Club merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Sumut.
“Itu juga punya seluruh masyarakat Sumatera Utara,” tegas Bobby.
Sebelumnya, keberadaan ratusan massa pendukung Program Makan Bergizi Gratis yang berkumpul di kawasan eks Medan Club menjadi perhatian publik.
Lokasi tersebut diketahui merupakan aset Pemprov Sumut yang berada di belakang Kantor Gubernur Sumut. Sejumlah pihak menyoroti penggunaan area tersebut karena dinilai menunjukkan adanya fasilitasi terhadap aksi dukungan yang dilakukan massa.
Namun, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa penggunaan kawasan tersebut semata-mata untuk memberikan ruang bagi masyarakat agar tidak berkumpul di masjid maupun di badan jalan, serta untuk menjaga kelancaran aktivitas dan lalu lintas di sekitar kawasan pusat pemerintahan. (san/ram)
Editor : Juli Rambe