Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Lampu Biru Menyala di Sibuhuan, Polres Padang Lawas Cegah Potensi Konflik dan Kriminalitas Jalanan

Johan Panjaitan • Minggu, 21 Juni 2026 | 10:40 WIB
Personel Polres Padang Lawas sapu bersih Potensi Konflik jalanan dan Warung Tuak, Sabtu (20 /6). (Mitra Harahap/Sumut Pos)
Personel Polres Padang Lawas sapu bersih Potensi Konflik jalanan dan Warung Tuak, Sabtu (20 /6). (Mitra Harahap/Sumut Pos)

 

PADANG LAWAS, Sumutpos.jawapos.com– Saat sebagian warga menikmati akhir pekan, aparat kepolisian justru meningkatkan kewaspadaan. Bagi Polres Padang Lawas, malam minggu bukan sekadar rutinitas akhir pekan, melainkan waktu yang rawan memunculkan berbagai gangguan keamanan jika tidak diantisipasi sejak dini.

Untuk memastikan situasi tetap kondusif, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas bersama Tim Blue Light menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu (20/6/2026) malam. Operasi tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB itu turut melibatkan Kanit Pidum Ipda Arpan Harahap serta Kepala SPKT Ipda Ranto Nasution. Sejumlah titik yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas menjadi sasaran utama penyisiran petugas.

Baca Juga: BPDP dan ASPEKPIR Lepas Ekspor Perdana 28 Ton Lidi Sawit ke China, Buka Peluang Ekonomi Baru bagi Petani

Kehadiran lampu rotator biru yang berkeliling di sejumlah ruas jalan Kota Sibuhuan menjadi simbol kehadiran negara dalam menjaga keamanan masyarakat hingga dini hari.

Utamakan Pendekatan Humanis

Sasaran awal patroli adalah sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya remaja hingga larut malam. Namun berbeda dengan pendekatan represif, petugas memilih mengedepankan dialog dan edukasi.

Para remaja yang masih nongkrong diberikan imbauan agar membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing demi menghindari potensi gangguan keamanan maupun risiko menjadi korban tindak kriminal.

Pendekatan humanis tersebut menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam membangun kesadaran masyarakat tanpa harus mengedepankan tindakan penegakan hukum.

Edukasi di Warung Tuak

Patroli kemudian berlanjut ke sejumlah warung tuak yang masih beroperasi pada malam hari. Kehadiran petugas sempat membuat suasana menjadi lebih tenang, namun tujuan utama kedatangan polisi bukan untuk melakukan razia semata.

AKP Irwansah Sitorus memilih berdialog langsung dengan pemilik usaha maupun para pengunjung. Ia mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.

Baca Juga: Tunisia vs Jepang:  Samurai Biru Mengincar Tiket 16 Besar

“Saya minta agar pemilik warung tetap menjaga keamanan dan tidak melakukan aktivitas yang melanggar hukum,” ujar Irwansah.

Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan edukasi mengenai dampak negatif konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan serta bahaya penyalahgunaan narkotika yang kerap menjadi pemicu tindak kriminal.

Menurutnya, banyak kasus perkelahian maupun kecelakaan lalu lintas berawal dari hilangnya kontrol diri akibat pengaruh minuman keras.

“Kalau kebanyakan minum lalu pulang mengendarai sepeda motor, tentunya sangat berbahaya bagi diri sendiri dan juga membahayakan keselamatan orang lain,” tegasnya.

Cegah Kejahatan Sebelum Terjadi

Kegiatan patroli malam tersebut merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menekan angka kriminalitas jalanan, balap liar, perkelahian, maupun gangguan kamtibmas lainnya yang berpotensi muncul pada akhir pekan.

Dengan mengedepankan kehadiran personel di lapangan, Polres Padang Lawas berupaya mencegah terjadinya tindak kejahatan sebelum benar-benar terjadi.

Patroli berakhir sekitar pukul 01.30 WIB, Minggu (21/6/2026). Hingga kegiatan selesai, situasi di wilayah Kota Sibuhuan dan sekitarnya terpantau aman, tertib, dan kondusif.(mag-12/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Polres Padang lawas #cegah konflik #kamtibmas #balap liar #KRYD