Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Massa APMB Desak Perbaikan Jalan Asahan-Tanjungbalai, Sempat Memanas di DPRD Sumut

Juli Rambe • Selasa, 23 Juni 2026 | 14:35 WIB
AKSI: Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Pejuang Bangsa (APMB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (23/6/2026).(Dok : Ihsan Syahreza/Sumut Pos)
AKSI: Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Pejuang Bangsa (APMB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (23/6/2026).(Dok : Ihsan Syahreza/Sumut Pos)

 

MEDAN, SUMUT POS- Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Pejuang Bangsa (APMB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (23/6/2026).

Mereka mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan Ruas Jalan Nomor 54 yang menghubungkan Pasar XI–Silo Bonto–Pematang Sei Baru di wilayah Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai.

Dalam aksi tersebut, massa secara bergantian menyampaikan orasi dan meminta DPRD Sumut serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait segera mengambil langkah konkret terhadap kondisi jalan yang dinilai telah lama membutuhkan penanganan.

Baca Juga: Faisal Hasrimy Disebut Perintahkan Pengadaan Smartboard Langkat Lewat Kepala BPKAD

Koordinator aksi APMB, Ibnu, mengatakan kehadiran mereka di DPRD Sumut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di kawasan Asahan dan Tanjungbalai.

"Kami meminta kepada Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara agar segera melakukan perbaikan Ruas Jalan Nomor 54 Pasar XI-Silo Bonto-Pematang Sei Baru. Infrastruktur yang baik sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga," ujar Ibnu saat berorasi.

Namun, suasana aksi sempat memanas ketika massa merasa belum mendapat respons dari pihak legislatif. Sejumlah peserta aksi kemudian mencoba memanjat pagar gerbang DPRD Sumut dengan tujuan masuk ke area gedung dewan.

Aksi tersebut memicu ketegangan antara massa dan petugas keamanan yang berjaga. Beruntung, situasi tidak berlangsung lama setelah pihak DPRD Sumut mengambil langkah mediasi.

Kepala Humas DPRD Sumut, Sofyan, turun langsung menemui para demonstran dan mengajak perwakilan massa untuk berdialog di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Sumut.

"Mari bapak dan ibu, silakan tetap kooperatif dan kondusif. Mari kita diskusikan dan bahas bersama apa yang menjadi tuntutan bapak dan ibu sekalian," kata Sofyan di hadapan peserta aksi.

Setelah melakukan orasi di depan gedung dewan, sejumlah perwakilan APMB akhirnya diterima untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Dalam pertemuan tersebut, mereka mengajukan dua tuntutan utama kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Selain mendesak percepatan perbaikan jalan, massa juga meminta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumatera Utara segera menuntaskan proses administrasi dan pengesahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang berkaitan dengan proyek perbaikan jalan tersebut.

Salah seorang perwakilan massa menegaskan bahwa percepatan pengesahan anggaran menjadi hal penting agar proses pengerjaan jalan tidak terus mengalami keterlambatan.

"Kami meminta Kepala BKAD Provinsi Sumatera Utara agar mempercepat proses pengesahan DPA dan seluruh administrasi lainnya yang berkaitan dengan pekerjaan perbaikan Ruas Jalan Nomor 54 Pasar XI-Silo Bonto-Pematang Sei Baru, sehingga pembangunan dapat segera direalisasikan," tegasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Humas DPRD Sumut, Sofyan, memastikan seluruh tuntutan yang telah disampaikan massa aksi akan diteruskan kepada pimpinan DPRD Sumut serta Komisi D DPRD Sumut yang membidangi pembangunan dan infrastruktur.

"Semua aspirasi yang telah disampaikan hari ini kami terima dan selanjutnya akan kami teruskan kepada pimpinan DPRD Sumut, khususnya Komisi D, agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada," ujar Sofyan.

Aksi unjuk rasa berlangsung di bawah pengawalan aparat keamanan dan berakhir setelah perwakilan massa menyampaikan tuntutan mereka melalui forum dialog dengan pihak DPRD Sumut.

Massa berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata guna mempercepat perbaikan infrastruktur yang dinilai sangat vital bagi masyarakat Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai.(san/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#massa apmb #Aksi di DPRD Sumut #perbaikan jalan