LABUHANBATU SELATAN, Sumutpos.jawapos.com – Di tengah kompleksitas tugas kepolisian yang terus berkembang, Polres Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki pondasi moral dan spiritual yang kuat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang rutin dilaksanakan bagi seluruh personel.
Kegiatan Binrohtal kembali digelar pada Kamis (25/6/2026) mulai pukul 09.00 WIB. Pembinaan dilakukan secara terpisah sesuai agama masing-masing personel, yakni di Musholla Al Ikhlas Polres Labuhanbatu Selatan untuk personel Muslim dan di Aula Polres Labuhanbatu Selatan bagi personel Nasrani.
Program pembinaan ini menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keseimbangan antara tanggung jawab kedinasan dengan kehidupan spiritual personel, sehingga mampu melahirkan anggota Polri yang humanis, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Baca Juga: Amdatara Sumbar-Bengkulu Komitmen Wujudkan Industri AMDK Berkualitas dan Berkelanjutan
Untuk personel Muslim, kegiatan diisi dengan tausiyah bertema "Tingkatkan Iman" yang disampaikan oleh Ustaz Faisal S.Ag. Sementara personel Nasrani mendapatkan pembinaan bertema "Perlunya Kesehatan Mental dalam Melayani Masyarakat" yang dibawakan Pendeta Nurdin Hutapea, S.Th.
Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M.Si., melalui Kasi Humas AKP Sujono menjelaskan bahwa Binrohtal merupakan agenda rutin yang memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter personel Polri.
“Personel Polri dihadapkan pada berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks. Karena itu, pembinaan rohani dan mental sangat diperlukan agar setiap anggota memiliki keimanan yang kuat, kesehatan mental yang baik, serta mampu memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat,” ujar AKP Sujono.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya menuntut kemampuan teknis dan profesionalitas, tetapi juga membutuhkan ketenangan batin, pengendalian diri, serta integritas yang tinggi dalam setiap pengambilan keputusan.
Melalui kegiatan Binrohtal, personel diharapkan mampu menjaga kesehatan mental sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual yang menjadi landasan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Baca Juga: Tanpa Deschamps, Prancis Hadapi Norwegia di Laga Penentuan Juara Grup I
AKP Sujono menambahkan, kesehatan mental yang baik merupakan modal utama bagi personel dalam menghadapi tekanan pekerjaan sehari-hari. Dengan kondisi mental yang stabil, anggota Polri akan lebih bijaksana, objektif, dan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
“Kami ingin seluruh personel memiliki pondasi moral dan spiritual yang kuat. Ketika hati dan pikiran terjaga dengan baik, maka pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin berkualitas dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan,” katanya. (mag-5/han)
Editor : Johan Panjaitan