Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tragedi Sungai Barumun: Dua Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas Setelah Terseret Arus

Johan Panjaitan • Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00 WIB
Hilang terseret arus, dua bocah 8 tahun ditemukan meninggal dunia 3 km dari lokasi awal. (Mitra Harahap/Sumut Pos)
Hilang terseret arus, dua bocah 8 tahun ditemukan meninggal dunia 3 km dari lokasi awal. (Mitra Harahap/Sumut Pos)

 

PADANG LAWAS UTARA, Sumutpos.jawapos.com – Suasana duka menyelimuti tepian Sungai Barumun setelah dua bocah perempuan yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Peristiwa tragis ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.

Kedua korban masing-masing diketahui bernama Hanipa Handayani Br. Siregar (8), putri dari Hamdan Siregar warga Desa Sigading, dan Mona Indriyani Harahap (8), putri dari Mustamar Harahap.

Setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan bersama warga, kedua korban berhasil ditemukan pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Jasad keduanya ditemukan sekitar tiga kilometer ke arah hilir dari lokasi awal mereka dilaporkan tenggelam, tepatnya di aliran Sungai Desa Hutabaru, Kecamatan Simangambat.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Binjai Apresiasi Perusahaan Pendukung Program Sertakan

Penemuan tersebut menjadi akhir dari upaya pencarian yang berlangsung sejak korban dilaporkan hanyut di Desa Tanjung Baringin, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas.

Evakuasi Dramatis di Tengah Arus Sungai

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Begitu jasad korban terlihat oleh warga, tim BPBD dan Basarnas segera bergerak menggunakan perahu karet untuk menjangkau lokasi di tengah derasnya arus sungai.

Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi ke daratan dan dibawa menggunakan ambulans Puskesmas serta mobil Satpol PP dengan pengawalan aparat kepolisian menuju rumah duka.

Sebelum diserahkan kepada pihak keluarga, tim medis dari Puskesmas Kecamatan Huristak terlebih dahulu melakukan pemeriksaan luar (visum) untuk memastikan kondisi korban.

Duka Mendalam di Rumah Keluarga

Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga dan warga yang tidak kuasa menahan kesedihan. Jajaran Forkopimcam turut hadir menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga korban.

Baca Juga: Perampok Bersenjata Gasak Uang Agen BRI Link di Desa Firdaus, Aksi Terekam CCTV

Tragedi ini menjadi pukulan berat bagi masyarakat sekitar, sekaligus pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap anak-anak saat berada di dekat aliran sungai yang memiliki arus deras.

Pihak berwenang mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat beraktivitas di area berisiko seperti sungai, irigasi, maupun perairan terbuka lainnya.(mag-12/han)

Editor : Johan Panjaitan
#arus balik #hanyut #bocah #Sungai barumun