LABUSEL, Sumutpos.jawapos.com – Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melantik dan mengambil sumpah jabatan 43 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labusel, Jumat (26/6/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati Labusel, mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, hingga pengawas. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, Ketua DPRD Ari Winata, Kajari Labusel Alexander Zaldi, Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, Wakapolres Kompol Moch. Guntur Pryantoko, serta unsur Forkopimda lainnya.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, ditegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi percepatan reformasi birokrasi dan penguatan kinerja pemerintahan daerah.
“Mutasi, rotasi, dan promosi adalah hal yang wajar dalam organisasi pemerintahan. Tidak ada ruang untuk merasa nyaman dalam satu posisi. Yang dibutuhkan adalah aparatur yang mampu bekerja, beradaptasi, dan menghadirkan perubahan,” tegasnya.
Baca Juga: Berulang Kali Digrebek, Kampung Toba Jadi Sorotan Publik dalam Perang Melawan Narkoba
Ia menjelaskan, setiap penempatan jabatan didasarkan pada evaluasi menyeluruh, mulai dari kompetensi, integritas, loyalitas, hingga rekam jejak kinerja. Rotasi jabatan, lanjutnya, bukan bentuk hukuman, melainkan ruang untuk mengasah kemampuan di lingkungan kerja baru.
Pemkab Labusel, kata Syahdian, membutuhkan pejabat yang responsif, inovatif, berani mengambil keputusan, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan berkualitas bagi masyarakat.
Dalam arahannya, ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak menjadikan jabatan sebagai zona nyaman. Amanah yang diemban harus diwujudkan melalui kinerja nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Kepercayaan ini bukan untuk dibanggakan, tetapi untuk dipertanggungjawabkan. Tunjukkan melalui kerja, bukan sekadar kata-kata. Jangan menyalahgunakan jabatan, karena setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban,” ujarnya.
Para pejabat juga diminta segera beradaptasi dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing tanpa mengganggu jalannya pelayanan publik. Kolaborasi, soliditas, dan inovasi disebut menjadi kunci dalam memperkuat kinerja perangkat daerah.
Pada kesempatan itu, Pemkab Labusel turut memberikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat.
Dari total 43 pejabat yang dilantik, sejumlah nama menempati posisi strategis, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab, sejumlah kepala dinas, staf ahli bupati, hingga Sekretaris DPRD Labusel.(mag-5/han)
Editor : Johan Panjaitan