Lapas Binjai Bagikan Lele Gratis, Wujudkan Pembinaan Produktif dan Dukung Ketahanan Pangan

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 17:00 WIB

Budidaya ikan lele dari Lapas Binjai sebagai wujud nyata dukung ketahanan pangan nasional. (Humas Lapas Binjai/Sumut Pos)
Budidaya ikan lele dari Lapas Binjai sebagai wujud nyata dukung ketahanan pangan nasional. (Humas Lapas Binjai/Sumut Pos)

 

BINJAI, Sumutpos.jawapos.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai menunjukkan bahwa pembinaan warga binaan tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui program budidaya perikanan, Lapas Binjai membagikan ikan lele secara gratis sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan nasional.

Ikan lele yang dibagikan merupakan hasil budidaya yang dikelola oleh warga binaan dalam program pembinaan kemandirian. Program tersebut menjadi salah satu upaya membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Binjai, Mochamad Mukaffi, mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi nyata kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional.

Baca Juga: Kapolres Palas Perkuat Sinergi dengan Kejari Sibuhuan, Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional

"Pembagian ikan lele ini merupakan hasil budidaya perikanan yang dikelola melalui program pembinaan kemandirian warga binaan. Ini menjadi bukti bahwa Lapas tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," ujarnya, Senin (20/7/2026).

Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan

Mukaffi menjelaskan, program budidaya perikanan sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan serta Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mendorong pemberdayaan warga binaan melalui sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Baca Juga: Sekda Binjai Dorong RSUD Djoelham Tingkatkan Mutu Layanan, Siap Hadapi Akreditasi

Menurutnya, pembinaan berbasis keterampilan menjadi bekal penting agar warga binaan memiliki kemampuan yang dapat digunakan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.

Selain menghasilkan produk pangan yang bermanfaat bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan etos kerja, tanggung jawab, dan jiwa kewirausahaan para warga binaan.

Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat

Program budidaya ikan lele yang dikembangkan Lapas Binjai tidak hanya berorientasi pada proses pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Mukaffi berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui aktivitas yang produktif.

"Lapas Binjai akan terus menghadirkan program-program yang produktif, berdampak, dan mendukung pembangunan nasional. Semangat pemasyarakatan harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," tegasnya.(ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
lele gratis lapas binjai budidaya warga binaan ketahanan pangan