LABUHANBATU UTARA, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu Utara (Labura) mengawali rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 daerah dengan menggelar Tabligh Akbar dan Doa Bersama di Alun-Alun Aek Kanopan, Senin (20/7/2026). Kegiatan bernuansa religius tersebut menjadi momentum untuk memanjatkan rasa syukur sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
Ribuan masyarakat tampak memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti zikir, doa bersama, serta mendengarkan tausiah keagamaan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Labuhanbatu Utara H. Hendri Yanto Sitorus menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah tidak semata-mata bersifat seremonial, tetapi menjadi ajang refleksi atas perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.
"Hari ini kita berkumpul bukan sekadar menghadiri kegiatan seremonial, tetapi untuk bersama-sama memperingati Hari Jadi ke-18 Kabupaten Labuhanbatu Utara. Melalui tabligh akbar ini, kita mengawali rangkaian peringatan dengan doa, zikir, dan menambah ilmu keagamaan sebagai bekal dalam membangun daerah yang lebih baik," ujar Bupati.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai pembangunan secara lebih luas. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, sektor pertanian, hingga pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter.
Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara bersama Wakil Bupati H. Samsul Tanjung akan terus berupaya menghadirkan berbagai program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat demi mewujudkan Labura yang semakin maju, cerdas, dan sejahtera.
Selain menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tabligh akbar tersebut juga diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan sosial.
Bupati berharap tausiah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkokoh persatuan dalam mendukung pembangunan daerah.(ind/han)
Editor : Johan Panjaitan