BINJAI, Sumutpos.jawapos.com – Pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Binjai terus diperkuat. Kejaksaan Negeri Binjai bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Binjai melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang telah beroperasi di kota tersebut.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/7/2026) itu melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Kesehatan. Tim memastikan setiap dapur MBG memenuhi standar kelayakan bangunan, kebersihan, hingga pengelolaan limbah sebelum melayani masyarakat.
Monev diawali di SPPG yang berlokasi di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, milik Yayasan Kogana Sumut.
Di lokasi tersebut, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kondisi fisik bangunan, sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga kelengkapan dokumen, termasuk sertifikat laik higienis untuk kualitas air yang digunakan dalam proses pengolahan makanan.
Koordinator Wilayah BGN Kota Binjai, Rizqi Afnan, menyambut baik pelaksanaan monitoring tersebut. Menurutnya, evaluasi lintas instansi menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh dapur MBG beroperasi sesuai standar yang telah ditetapkan.
"Kedatangan rekan-rekan ini merupakan bentuk kolaborasi untuk melakukan pembenahan, baik dari sisi bangunan, pengelolaan limbah, maupun aspek laik higienis," ujar Rizqi.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan berbagai instansi agar setiap aspek penyelenggaraan dapur MBG dapat dievaluasi secara komprehensif.
"Yang hadir dari Kejaksaan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Kesehatan," katanya.
Rizqi menegaskan, pihaknya mendukung penuh seluruh proses pembenahan sebagai bagian dari upaya menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, kualitas layanan dan keamanan pangan harus menjadi perhatian utama agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.
"Saat ini sudah ada 41 titik SPPG yang beroperasi di Kota Binjai," ungkapnya.
Usai melakukan pemeriksaan di lokasi pertama, tim melanjutkan monitoring ke SPPG milik Yayasan Cahaya Semesta Bersama di Gang Bakti, Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Jati Utomo.
Kegiatan kemudian ditutup dengan inspeksi ke SPPG yang berada di kawasan Jatim Makmur. Seluruh hasil evaluasi akan menjadi bahan pembinaan dan penyempurnaan agar seluruh dapur MBG di Kota Binjai mampu memenuhi standar kebersihan, kesehatan, dan keamanan pangan secara berkelanjutan.
Melalui pengawasan terpadu tersebut, pemerintah berharap penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Binjai dapat berjalan optimal, aman, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya para penerima program.(ted/han)
Editor : Johan Panjaitan