BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com – Komitmen menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis dan responsif terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuka ruang dialog langsung dengan warga binaan melalui kegiatan "Sapa Tanya", yang dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, S.T., S.H., M.Hum., Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang digelar usai apel pagi pegawai itu diikuti jajaran pejabat struktural serta petugas pengamanan. Kalapas bersama rombongan menyambangi setiap blok hunian untuk berdialog secara langsung dengan para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Suasana berlangsung terbuka dan penuh keakraban. Warga binaan diberikan kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, hingga keluhan yang mereka rasakan selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Baca Juga: Verstappen Bersinar di Hungaria, Namun Krisis Performa Red Bull Belum Usai
Bagi manajemen Lapas Labuhan Ruku, kegiatan ini bukan sekadar forum penyampaian keluhan, melainkan sarana komunikasi dua arah untuk membangun kepercayaan sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan.
Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
Melalui program "Sapa Tanya", pihak lapas memastikan seluruh hak warga binaan tetap terpenuhi secara optimal, adil, dan transparan.
Beragam aspek pelayanan menjadi perhatian, mulai dari kondisi blok hunian, kebersihan lingkungan, penyediaan makanan sesuai standar, layanan kesehatan, hingga pelaksanaan program pembinaan dan layanan integrasi.
Seluruh masukan yang disampaikan warga binaan dicatat sebagai bahan evaluasi dan akan ditindaklanjuti oleh bidang terkait guna meningkatkan kualitas pelayanan.
Dorong Warga Binaan Aktif Mengikuti Pembinaan
Selain menyerap aspirasi, Hamdi Hasibuan juga memberikan motivasi kepada warga binaan agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama menjalani masa pidana.
Ia mengajak seluruh warga binaan mengikuti setiap program pembinaan dengan sungguh-sungguh serta menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Baca Juga: PTPN IV PalmCo Raih Tiga Penghargaan Tata Kelola, Perkuat Kinerja Operasional dan Efisiensi
Menurutnya, keberhasilan proses pembinaan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga memerlukan komitmen dan partisipasi aktif dari setiap warga binaan.
Komitmen Wujudkan Layanan Pemasyarakatan yang Humanis
Hamdi menegaskan bahwa kegiatan "Sapa Tanya" merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan warga binaan.
"Melalui kegiatan Sapa Tanya ini, kami ingin memastikan seluruh layanan pemasyarakatan di Lapas Labuhan Ruku berjalan sesuai standar operasional prosedur serta benar-benar menyentuh kebutuhan warga binaan. Setiap masukan, aspirasi, maupun kendala yang disampaikan akan segera kami tindak lanjuti melalui seksi terkait sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan ke depan. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan dan pelayanan yang profesional, akuntabel, serta berlandaskan prinsip humanis," tegas Hamdi Hasibuan.
Cegah Gangguan Keamanan Lewat Komunikasi
Program "Sapa Tanya" akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari strategi membangun komunikasi yang sehat antara petugas dan warga binaan.
Dengan dialog yang terbuka, pihak lapas berharap potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih dini, sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, kondusif, dan mendukung keberhasilan proses pembinaan. (lib/han)
Editor : Johan Panjaitan