TEBING TINGGI, Sumutpos.jawapos.com – Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, bergerak cepat meninjau lokasi kebakaran di SMP Negeri 9 Tebing Tinggi, Rabu (29/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung meski sebagian bangunan sekolah mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Didampingi Kepala Dinas Pendidikan MHD Denni Saragih, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Muhammad Ridwansyah, Kabag Protokol Faisal, Camat Tebing Tinggi Kota Henci Boru Regar, kepala sekolah, serta jajaran terkait, Wali Kota meninjau langsung area yang terdampak.
Di lokasi, Wali Kota melihat kondisi satu ruang kelas yang hangus terbakar, gudang penyimpanan peralatan dan mebel sekolah yang ludes dilalap api, serta satu ruang kelas lainnya yang mengalami kerusakan dan nyaris ikut terbakar.
Baca Juga: DLH Binjai Perkuat Pembinaan Pengelolaan Limbah Dapur MBG, Pastikan IPAL Sesuai Standar
Berdasarkan informasi awal, gudang penyimpanan diduga menjadi titik awal munculnya api sebelum kobaran merambat ke bangunan lainnya.
Prioritaskan Kelangsungan Belajar Siswa
Usai melakukan peninjauan, Iman Irdian Saragih menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah memastikan para siswa tetap dapat mengikuti proses pembelajaran tanpa hambatan.
Ia meminta Dinas Pendidikan bersama pihak sekolah segera menyiapkan ruang belajar sementara agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung seperti biasa.
"Yang paling penting saya pastikan jangan sampai terganggu proses belajar mengajarnya. Kami bersama Dinas Pendidikan dan pihak sekolah segera menyiapkan ruang belajar sementara agar siswa tetap bisa mengikuti pelajaran," ujar Iman.
Pemko Siapkan Langkah Revitalisasi
Selain memastikan keberlangsungan pendidikan, Pemko Tebing Tinggi juga mulai menyiapkan langkah percepatan revitalisasi bangunan sekolah yang rusak akibat kebakaran.
Menurut Wali Kota, keterbatasan kemampuan APBD menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, pemerintah akan mengkaji berbagai alternatif sumber pendanaan agar proses perbaikan dapat segera direalisasikan.
Ia mengungkapkan bahwa usulan bantuan juga telah disampaikan kepada berbagai pihak, termasuk memanfaatkan momentum kunjungan Komisi X DPR RI beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Jatanras Polres Binjai Ringkus Dua Begal Bersenjata Tajam, Korbannya Pelajar yang Hendak ke Sekolah
"Kondisi kemampuan APBD kita memang terbatas. Karena itu kami akan mengkaji berbagai alternatif pendanaan, termasuk melalui anggaran penanggulangan bencana maupun sumber lainnya agar revitalisasi sekolah bisa segera dilakukan," katanya.
Ruang Belajar Sementara Segera Disiapkan
Wali Kota juga menginstruksikan pihak sekolah agar segera menyiapkan ruang belajar pengganti sehingga siswa tidak harus belajar dalam kelas yang terlalu padat.
Menurutnya, kenyamanan dan kualitas proses pembelajaran harus tetap menjadi perhatian meskipun sekolah sedang menghadapi musibah.
"Saya minta disiapkan ruang belajar tambahan. Jangan sampai siswa harus belajar dengan jumlah yang terlalu banyak dalam satu kelas. Yang utama, kegiatan belajar mengajar harus tetap berjalan dengan baik," tegasnya.
Sebelumnya, kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menghanguskan satu ruang kelas dan satu gudang penyimpanan peralatan sekolah. Satu ruang kelas lainnya turut mengalami kerusakan akibat kobaran api.
Baca Juga: Kades Sampali Tegaskan Lahan Eks HGU PTPN di Jalan Perhubungan Masuk Wilayah Dusun 16 Desa Sampali
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran sekaligus mengumpulkan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian. (mag-3/han)
Editor : Johan Panjaitan