Baru Dua Hari Pascakebakaran SMPN 9, Rumah Warga di Tebing Tinggi Kembali Dilalap Si Jago Merah

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 15:15 WIB
Personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tebingtinggi melakukan proses pendinginan di rumah yang terbakar di Jalan Pendidikan  (Gang Becek), Lingkungan III, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kamis (30/7/2026) dini hari. (Azan Purba/ Sumut Pos)
Personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tebingtinggi melakukan proses pendinginan di rumah yang terbakar di Jalan Pendidikan (Gang Becek), Lingkungan III, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kamis (30/7/2026) dini hari. (Azan Purba/ Sumut Pos)

 

TEBING TINGGI, Sumutpos.jawapos.com – Kota Tebing Tinggi kembali dikejutkan peristiwa kebakaran. Baru dua hari setelah kobaran api menghanguskan sejumlah ruang di SMP Negeri 9 Kelurahan Rambung, sebuah rumah warga di Jalan Pendidikan IV (Gang Becek), Lingkungan III, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, kembali dilalap si jago merah, Kamis (30/7/2026) dini hari.

Insiden yang terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap itu sempat memicu kepanikan. Warga sekitar bergegas keluar rumah setelah melihat kobaran api membumbung dari salah satu bangunan.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.56 WIB. Menyadari api semakin membesar, warga segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tebing Tinggi agar api tidak merambat ke permukiman di sekitarnya yang berjarak cukup rapat.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku menjadi saksi awal kejadian. Ia melihat api pertama kali muncul dari bagian atas rumah sebelum dengan cepat membesar.

Menurutnya, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Namun, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tebing Tinggi, Muhammad Ridwansyah, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 00.56 WIB.

Baca Juga: Dari Limbah Jadi Berkah, PLN Dorong Perempuan Langkat Bangun Usaha Kreatif Berbasis Lidi Sawit

Tak berselang lama, empat unit mobil pemadam kebakaran beserta personel langsung diberangkatkan menuju lokasi.

"Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 01.00 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke bangunan lainnya," ujar Ridwansyah.

Respons cepat petugas berhasil mencegah kebakaran meluas ke rumah-rumah di sekitar lokasi yang berada di kawasan permukiman padat penduduk.

Ridwansyah memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh personel yang terlibat dalam proses pemadaman juga kembali ke markas dalam kondisi sehat setelah api berhasil dipadamkan.

Sementara itu, personel Polres Tebing Tinggi bersama Tim Identifikasi Forensik (Inafis) langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Baca Juga: Suzuki XL7 Terbaru Mengaspal, Kini Dibekali 360 Camera, TPMS hingga DVR

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum dapat memastikan sumber api yang memicu insiden tersebut.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran mengakibatkan rumah mengalami kerusakan. Adapun nilai kerugian materi yang dialami pemilik rumah masih dalam proses pendataan.

Peristiwa ini menjadi kebakaran kedua yang terjadi di Tebing Tinggi dalam kurun waktu sepekan, setelah sebelumnya api menghanguskan sejumlah ruangan di SMP Negeri 9 Kelurahan Rambung. Rentetan kejadian tersebut kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang diduga dipicu gangguan instalasi listrik.(mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
smpn 9 rumah terbakar