Truk Muatan 11 Ton Sawit Terjun ke Sungai Aek Sosa, Sopir Selamat dari Maut

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 15:07 WIB
Truk bermuatan 11 Ton Sawit terjun ke sungai Aek Sosa, sopir lolos dari maut. (Mitra Harahap/Sumut Pos)
Truk bermuatan 11 Ton Sawit terjun ke sungai Aek Sosa, sopir lolos dari maut. (Mitra Harahap/Sumut Pos)

 

PADANG LAWAS, Sumutpos.jawapos.com – Kecelakaan tunggal yang nyaris merenggut nyawa terjadi di Jembatan Konoko, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas, Minggu (2/8) sekitar pukul 21.30 WIB. Sebuah truk HDX bernomor polisi BB 8882 LK yang mengangkut sekitar 11 ton tandan buah segar (TBS) kelapa sawit hilang kendali sebelum menerobos pembatas jembatan dan terjun ke Sungai Aek Sosa dari ketinggian sekitar delapan meter.

Truk yang dikemudikan Riswan Harahap itu tengah membawa muatan hasil panen dari kawasan Trans PIR Unit III menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV. Namun, perjalanan berakhir tragis ketika kendaraan mendadak oleng saat melintasi jembatan.

Oleng, Hantam Pembatas, Lalu Terjun ke Sungai

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, truk melaju dari arah Trans PIR menuju jalan lintas. Saat berada di atas Jembatan Konoko, kendaraan tiba-tiba bergerak ke sisi kanan hingga menghantam pembatas beton dengan keras. Benturan tersebut membuat truk kehilangan kendali dan langsung terjun ke dasar Sungai Aek Sosa.

"Truknya tiba-tiba oleng ke kanan, menghantam pembatas, lalu langsung terjun ke bawah. Suaranya keras sekali. Saat kami datang, truk sudah berada di dalam sungai," ujar seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga: 21 Calon Anggota KPID Sumut Melaju ke DPRD, Fit and Proper Test Jadi Penentu

Dentuman keras akibat benturan itu mengundang perhatian warga sekitar dan para pengguna jalan. Mereka bergegas menuju lokasi untuk memberikan pertolongan kepada pengemudi yang terjebak di dalam kabin.

Sopir Selamat Meski Truk Ringsek

Di tengah kondisi truk yang mengalami kerusakan parah, Riswan Harahap berhasil dievakuasi dalam keadaan sadar. Warga bersama pengguna jalan membantu mengeluarkan korban dari kabin sebelum membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat.

Akibat kecelakaan tersebut, Riswan mengalami luka di bagian kepala, tangan, serta memar di sejumlah bagian tubuh. Beruntung, nyawanya berhasil diselamatkan.

Proses evakuasi truk berlangsung lebih dari satu jam. Kendaraan yang jatuh ke sungai akhirnya berhasil ditarik menggunakan tali sling. Selama proses berlangsung, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan akibat banyaknya warga yang memadati lokasi kejadian. Kondisi lalu lintas kembali normal sekitar pukul 23.15 WIB.

Menurut Syail, warga Desa Lubuk Bunut, kerugian akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Selain truk mengalami kerusakan berat, sebagian besar muatan sawit juga tercebur dan hanyut terbawa arus sungai.

Baca Juga: Kejati Sumut Klaim Pembangunan Tahap I Gedung Baru Rampung 100 Persen

Insiden ini kembali memunculkan sorotan terhadap kondisi Jembatan Konoko yang menjadi jalur utama angkutan sawit menuju PKS PTPN IV.

Warga menilai jembatan tersebut memiliki sejumlah persoalan yang berpotensi memicu kecelakaan, di antaranya badan jembatan yang sempit, minimnya penerangan pada malam hari, serta kondisi permukaan jalan yang licin saat hujan turun.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas diketahui telah mengusulkan perbaikan jalan dan jembatan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Namun, berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, proyek rehabilitasi Jembatan Konoko baru masuk dalam rencana pembangunan tahun 2028.

Rencana tersebut memicu kekhawatiran warga. Mereka berharap pemerintah mempercepat perbaikan infrastruktur di jalur vital tersebut sebelum kecelakaan serupa kembali terjadi dan menelan korban jiwa.(mag-12/han)

Editor : Johan Panjaitan
sungai aek sosa Terjun sawit truk