Proyek Dana Kelurahan Tanpa Plang di Bandar Sono Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Transparansi

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 16:15 WIB
Pekerjaan pembangunan jalan melalui Program Dana Kelurahan (Dangkel) di Lingkungan III, Kelurahan Bandar Sono, Kota Tebingtinggi, tampak masih berlangsung tanpa dilengkapi papan informasi proyek hingga hari kedua pelaksanaan,(5/8/2026). (Azan Purba/Sumut Pos)
Pekerjaan pembangunan jalan melalui Program Dana Kelurahan (Dangkel) di Lingkungan III, Kelurahan Bandar Sono, Kota Tebingtinggi, tampak masih berlangsung tanpa dilengkapi papan informasi proyek hingga hari kedua pelaksanaan,(5/8/2026). (Azan Purba/Sumut Pos)

 

TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com – Pekerjaan pembangunan jalan melalui Program Dana Kelurahan (Dangkel) di salah satu lingkungan Kelurahan Bandar Sono, Kota Tebingtinggi, menuai sorotan masyarakat. Hingga memasuki hari kedua pelaksanaan, proyek tersebut belum dilengkapi papan informasi atau plang proyek yang lazim dipasang sebagai bentuk keterbukaan kepada publik.

Ketiadaan papan informasi membuat warga mempertanyakan sejumlah hal, mulai dari sumber anggaran, nilai proyek, hingga pihak yang melaksanakan pekerjaan. Menurut warga, setiap proyek yang menggunakan anggaran pemerintah semestinya menyajikan informasi tersebut sejak awal pelaksanaan.

Salah seorang warga Lingkungan III, Udin, mengaku mengetahui bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari Program Dana Kelurahan. Namun, ia menilai belum adanya papan informasi proyek dapat menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

"Katanya ini kegiatan Dana Kelurahan. Tapi sudah dua hari dikerjakan, memang belum ada dipasang plangnya," ujar Udin, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga: Reses PKB di Portibi, Marwan Dasopang Tegaskan Dana Haji Harus Transparan, Taripar Laut Kawal Aspirasi Warga Paluta

Ia berharap pemerintah lebih mengedepankan prinsip keterbukaan agar masyarakat dapat mengetahui secara jelas jenis pekerjaan, besaran anggaran, serta target penyelesaian proyek.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Bandar Sono, Yenli Saragih, membenarkan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan proyek yang dibiayai melalui Program Dana Kelurahan.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Yenli menjelaskan bahwa papan informasi proyek masih dalam proses pembuatan sehingga belum sempat dipasang di lokasi pekerjaan.

"Iya, itu kegiatan Dana Kelurahan. Spanduk atau papan informasi proyeknya masih ditempah. Nanti akan kami pasang," kata Yenli.

Baca Juga: Alexandra Eala Ukir Sejarah, Jadi Petenis Asia Tenggara Pertama Juara WTA 500

Meski telah ada penjelasan dari pihak kelurahan, ketiadaan papan informasi tetap menjadi perhatian warga. Mereka berharap setiap proyek yang bersumber dari anggaran pemerintah mematuhi prinsip transparansi dengan memasang papan informasi sejak awal pekerjaan dimulai.

Keberadaan plang proyek dinilai penting karena memberikan akses informasi kepada masyarakat mengenai nama kegiatan, sumber pendanaan, nilai anggaran, pelaksana pekerjaan, hingga jangka waktu pelaksanaan. (mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
bandar sono proyek transparan dana kelurahan