KARO, Sumutpos.jawapos.com – Dedikasi personel yang berada di garis depan pelayanan masyarakat mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Karo. Sebanyak 20 personel Satpol PP, Linmas, dan Pemadam Kebakaran menerima penghargaan atas pengabdian mereka dalam menjaga ketertiban, melindungi masyarakat, serta memberikan pelayanan di tengah berbagai situasi.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian apel pagi yang digelar di Halaman Kantor Satpol PP Kabupaten Karo, Jumat (7/8). Apel dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, mewakili Bupati Karo Antonius Ginting.
Sebanyak 20 personel menerima penghargaan. Mereka terdiri dari tiga teknisi Pemadam Kebakaran, satu anggota Satpol PP, tiga anggota Linmas, dan 13 anggota Pemadam Kebakaran.
Baca Juga: Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Harus Terjangkau dan Sesuai HET di Seluruh Indonesia
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan Pemkab Karo terhadap personel yang selama ini menjalankan tugas dengan tuntutan kesiapsiagaan tinggi. Khususnya bagi petugas Pemadam Kebakaran, tugas di lapangan tidak mengenal waktu dan kerap menempatkan keselamatan petugas berhadapan langsung dengan risiko.
Sekda Karo Gelora Kurnia Putra Ginting mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi pemerintah atas dedikasi dan pengabdian para personel.
“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Jadikan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Gelora.
Menurutnya, penghargaan harus menjadi pemacu untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan. Sebab, tantangan di lapangan menuntut aparatur tidak hanya hadir ketika dibutuhkan, tetapi juga mampu bekerja cepat, tepat dan bertanggung jawab.
Baca Juga: PS Sukajadi Angkat Trofi, Sergai Berburu Talenta Muda Sepak Bola
Gelora juga mengingatkan seluruh jajaran Satpol PP, Linmas, dan Pemadam Kebakaran agar menjaga kekompakan serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab sebagai bagian dari upaya menciptakan Kabupaten Karo yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Di balik penghargaan tersebut, terdapat pesan yang lebih besar: pelayanan publik membutuhkan aparatur yang siap bekerja ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Bagi personel Damkar, Satpol PP, maupun Linmas, dedikasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian dari tanggung jawab langsung menjaga keselamatan dan ketertiban masyarakat.
Karena itu, apresiasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai penghargaan simbolis. Semangat pengabdian harus terus diterjemahkan menjadi pelayanan yang semakin sigap, profesional, dan hadir nyata di tengah masyarakat. (deo/han)
Editor : Johan Panjaitan