STABAT, Sumutpos.jawapos.com – Kepedulian sosial kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Langkat melalui kegiatan donor darah yang digelar, Senin (10/8/2026). Tak sekadar memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama.
Plt Bupati Langkat, Tiorita br Surbakti, mengajak seluruh jajaran Pemkab Langkat agar menjadikan donor darah sebagai kegiatan rutin. Menurutnya, setetes darah yang diberikan dapat menjadi pertolongan berarti bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi.
Kegiatan tersebut digelar Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat dan Puskesmas.
Tiorita menilai, donor darah memberikan manfaat ganda. Di satu sisi, darah yang terkumpul dapat membantu memenuhi kebutuhan pasien. Di sisi lain, aktivitas donor juga menjadi bagian dari kepedulian pendonor terhadap kondisi kesehatannya.
“Banyak manfaat dari donor darah ini. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, donor darah juga baik untuk kesehatan, seperti membantu menjaga kesehatan jantung, mengurangi kadar zat besi, mendorong produksi sel darah baru dan membantu menjaga tekanan darah,” ujar Tiorita.
Baca Juga: Buka Bahagia Cup II, Bupati Batu Bara Ajak Generasi Muda Jadi Agen Antinarkoba
Ia menjelaskan, donor darah yang dilakukan secara rutin juga berkaitan dengan proses pembentukan sel darah baru dalam tubuh. Karena itu, kebiasaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat menjadi bagian dari kepedulian sosial ASN.
“Jika ini rutin dilakukan, maka sel darah baru akan terbentuk dan itu baik untuk kesehatan kita,” tambahnya.
Donor Darah Dirangkai Cek Kesehatan Gratis
Kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan donor darah. Para ASN juga mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, serta sejumlah pemeriksaan kesehatan lainnya. Dengan demikian, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi ASN untuk sekaligus memantau kondisi kesehatan mereka.
Bagi Tiorita, kesehatan ASN tidak dapat dipisahkan dari kualitas pelayanan publik. Aparatur yang sehat dan bugar diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia pun berharap kegiatan donor darah dapat terus dilaksanakan dan mendapat partisipasi aktif dari jajaran Pemkab Langkat.
Baca Juga: 85 Kontingen Langkat Dilepas ke Jambore Nasional XII, Bawa Nama Daerah ke Tingkat Nasional
“Jaga kesehatan dan kebugaran. Dengan tubuh yang sehat, kita akan lebih optimal dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Pada akhirnya, donor darah bukan sekadar aktivitas medis. Bagi Pemkab Langkat, kegiatan tersebut menjadi bentuk sederhana dari kepedulian yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh orang lain. Dari lingkungan birokrasi, semangat berbagi itu diharapkan terus tumbuh menjadi kebiasaan yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.(ted/han)
Editor : Johan Panjaitan