MEDAN, SUMUT POS- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mencopot Ir Poppy Marulita Hutagalung dari jabatan Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumut.
Posisi tersebut selanjutnya diisi oleh Evan Botung Daulay yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.
Evan diketahui sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut.
Baca Juga: Korupsi Pengadaan 93 Smartboard untuk SMP Negeri, Eks Kadisdik Tebingtinggi Dituntut 9,5 Tahun Penja
Pencopotan Poppy dari jabatan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan kinerja dalam penanganan inflasi serta upaya stabilisasi harga pangan di Sumatera Utara.
Ketidakpuasan Bobby Nasution terhadap kinerja Poppy dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan terlihat dalam sebuah video rapat evaluasi inflasi dan stabilitas harga pangan Sumut yang beredar pada Selasa (11/8/2026).
Dalam video tersebut, Bobby tampak menyampaikan kekesalannya kepada Poppy. Bahkan, Bobby secara tegas menyatakan akan mencopot Poppy apabila tidak mengikuti arahan yang diberikan terkait tugas dan tanggung jawabnya.
“Kalau ibu nggak mau ngasi tau saya clue-clue biar ibu bisa mau dengar perintah saya, ya saya perintahkan orang lain untuk mencopot ibu aja,” ujar Bobby dalam video tersebut.
Pernyataan itu kemudian menjadi sorotan, terlebih setelah Poppy tidak lagi menduduki jabatan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut sejak Senin (10/8/2026).
Pencopotan tersebut dilakukan melalui demosi jabatan. Poppy yang sebelumnya menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama atau setara eselon II, diturunkan menjadi pejabat administrator atau setara eselon III.
Demosi tersebut berdampak langsung terhadap jabatan Poppy sebagai Kepala Biro Perekonomian. Pasalnya, berdasarkan ketentuan mengenai batas usia jabatan aparatur sipil negara (ASN), terdapat perbedaan batas usia antara pejabat pimpinan tinggi pratama dengan pejabat administrator.
Dalam ketentuan yang disebutkan, pejabat pimpinan tinggi pratama dapat menduduki jabatan hingga usia maksimal 60 tahun, sedangkan pejabat administrator memiliki batas usia maksimal 58 tahun. Poppy sendiri kini telah genap berusia 58 tahun.
Dengan kondisi tersebut, Poppy tidak lagi memenuhi persyaratan usia untuk menduduki jabatan administrator apabila sebelumnya telah diturunkan dari jabatan pimpinan tinggi pratama. Akibatnya, ia otomatis tidak lagi menduduki posisi Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.
Poppy Marulita Hutagalung membenarkan bahwa dirinya telah dicopot dari jabatan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.
Ia mengatakan, sejak Senin (10/8/2026), dirinya sudah tidak lagi menduduki jabatan tersebut.
“Benar, tidak lagi menjabat (Kepala Biro Perekonomian),” ujar Poppy saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (11/8/2026).
Meski telah dicopot dari jabatan tersebut, Poppy menyebut keputusan itu merupakan kewenangan pimpinan.
Menurutnya, sebagai aparatur sipil negara, dirinya tetap menghormati keputusan yang telah diambil oleh pimpinan.
Namun, Poppy menegaskan bahwa selama menjalankan tugas sebagai Kepala Biro Perekonomian, dirinya telah berupaya maksimal membantu Gubernur Bobby Nasution dalam menjalankan berbagai program, khususnya yang berkaitan dengan pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan di Sumatera Utara.
Ia menyatakan telah menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya selama menjabat.
Seiring dengan pencopotan Poppy, jabatan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut kini diisi oleh Evan Botung Daulay sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Evan sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut. Penunjukan tersebut dilakukan untuk memastikan roda organisasi dan pelaksanaan tugas di Biro Perekonomian tetap berjalan.
Penunjukan Evan juga telah diumumkan melalui akun Instagram resmi Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.
Dalam akun tersebut, terdapat flyer ucapan selamat kepada Evan Botung Daulay atas penunjukannya sebagai Plt Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.
Selain itu, Biro Perekonomian Setdaprov Sumut juga mengunggah ucapan terima kasih atas pengabdian Poppy Marulita Hutagalung selama menjalankan tugas sebagai Kepala Biro Perekonomian.
Pergantian pejabat tersebut berlangsung di tengah perhatian pemerintah terhadap persoalan inflasi dan stabilitas harga pangan di Sumatera Utara.
Sebagai bagian dari tim pemerintah daerah yang menangani persoalan perekonomian, Biro Perekonomian memiliki peran dalam mendukung koordinasi kebijakan pengendalian inflasi, termasuk pemantauan harga dan ketersediaan sejumlah komoditas pangan strategis.
Pergantian kepemimpinan di Biro Perekonomian ini pun menjadi bagian dari evaluasi kinerja jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Bobby Nasution.
Dengan ditunjuknya Evan Botung Daulay sebagai Plt, tugas dan fungsi Biro Perekonomian Setdaprov Sumut diharapkan tetap berjalan, terutama dalam menghadapi dinamika harga pangan dan menjaga stabilitas perekonomian daerah.(san/ram)
Editor : Juli Rambe