Wakil Bupati Lom Lom Suwondo Tinjau Jalan Alternatif Penghubung Deliserdang-Karo

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:59 WIB
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, meninjau kondisi jalan penghubung Rumah Liang, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, dengan Barus Jahe, Kabupaten Karo, di Desa Liang Pematang, Kecamatan STM Hulu. (Batara/Sumut Pos)
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, meninjau kondisi jalan penghubung Rumah Liang, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, dengan Barus Jahe, Kabupaten Karo, di Desa Liang Pematang, Kecamatan STM Hulu. (Batara/Sumut Pos)

 

LUBUKPAKAM, Sumutpos.jawapos.com-Ruas jalan yang menghubungkan Desa Rumah Liang Pematang, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang, dengan Barus Jahe, Kabupaten Karo, mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Deliserdang.

Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo, SS, turun langsung meninjau kondisi jalan tersebut, Rabu (12/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat dari dekat kondisi infrastruktur sekaligus memastikan akses alternatif yang digunakan masyarakat lintas kabupaten itu dapat dipetakan secara faktual.

Ruas Rumah Liang Pematang–Barus Jahe bukan sekadar jalur penghubung antardesa. Keberadaannya memiliki arti penting bagi mobilitas masyarakat sekaligus membuka konektivitas antara Deliserdang dan Karo, terutama bagi aktivitas ekonomi warga.

Di sejumlah titik, Lom Lom melihat langsung kondisi badan jalan serta aksesibilitas yang selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Dirut RSUD Amri Tambunan Pakai Mobil CSR, Ketua PKK Deliserdang Pilih Low Profile

Menurutnya, kondisi riil di lapangan menjadi pijakan penting sebelum pemerintah mengambil keputusan mengenai penanganan infrastruktur.

“Dengan turun langsung ke lapangan, kita dapat melihat kondisi yang sebenarnya. Ini menjadi bahan bagi pemerintah daerah untuk melakukan kajian lebih lanjut terkait kebutuhan penanganan jalan tersebut,” ujarnya.

Bukan Sekadar Jalan, tetapi Jalur Ekonomi

Lom Lom menilai keberadaan jalan yang layak memiliki dampak lebih luas daripada sekadar memperlancar perjalanan masyarakat. Jalur tersebut juga berkaitan erat dengan aktivitas ekonomi warga, khususnya di wilayah STM Hulu yang memiliki potensi pertanian dan perkebunan.

“Jalan ini tidak hanya berkaitan dengan akses transportasi masyarakat, tetapi juga berkaitan dengan aktivitas ekonomi. Kalau aksesnya baik, tentu mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian maupun perkebunan akan semakin lancar,” jelasnya.

Karena itu, pemerintah tidak ingin mengambil langkah secara tergesa-gesa. Penanganan jalan harus didasarkan pada kajian teknis, kondisi lapangan, kemampuan anggaran, serta skala prioritas pembangunan.

Baca Juga: Rayakan 35 Tahun, McDonald’s Indonesia Hadirkan “Ini Rasa Kita” dengan Resep Warisan Keluarga

Lom Lom menegaskan, kebutuhan infrastruktur akan dipetakan secara menyeluruh agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar memiliki manfaat bagi masyarakat.

“Semua kebutuhan infrastruktur akan kita lihat berdasarkan prioritas. Pemerintah akan berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pembangunan yang terencana dan berkelanjutan,” katanya.

Menunggu Hasil Kajian

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Deliserdang menginventarisasi sekaligus memetakan kebutuhan infrastruktur di sejumlah wilayah.

Hasil survei terhadap ruas Rumah Liang Pematang–Barus Jahe nantinya akan menjadi bahan pemerintah dalam menentukan langkah berikutnya. Dengan demikian, keputusan mengenai penanganan jalan tidak hanya berdasarkan laporan administratif, tetapi juga kondisi faktual yang ditemukan di lapangan.

Terlebih, ruas tersebut memiliki dimensi konektivitas yang lebih luas karena menjadi salah satu akses alternatif antara dua kabupaten.

Pemerintah Kabupaten Deliserdang juga akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan penanganan infrastruktur berjalan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Tiga Terdakwa Perdagangan Sisik Trenggiling Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Bagi masyarakat, harapannya sederhana: jalan yang lebih layak, perjalanan yang lebih aman, serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang semakin lancar.

Namun, untuk mewujudkannya, survei lapangan harus berujung pada kebijakan nyata. Peninjauan tidak berhenti sebagai dokumentasi, tetapi menjadi awal dari perencanaan pembangunan yang terukur dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Turut mendampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Janso Sipahutar, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Teuku Muhammad Yahya, Camat STM Hulu Sadar Purba, dan Camat Kutalimbaru Antonius Tarigan. (btr/han)

Editor : Johan Panjaitan
wakil bupati deli serdang jalan penghubung karo deliserdang Barus Jahe