KARO, Sumutpos.jawapos.com- Suasana SMA Negeri 1 Berastagi mendadak geger, Kamis (13/8/2026) siang. Sekira 250 siswa dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kondisi tersebut memicu kepanikan di lingkungan sekolah. Puluhan ambulans, kendaraan pribadi, hingga angkutan umum terlihat keluar-masuk kawasan sekolah di Jalan Jamin Ginting Nomor 12, Berastagi, untuk mengevakuasi para siswa yang membutuhkan penanganan medis.
Jumlah siswa yang terdampak sementara dilaporkan mencapai ratusan orang. Mereka kemudian dibawa ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RS Amanda Berastagi, RS Efarina, dan RSU Kabanjahe.
Baca Juga: Bidan ASN Tersangka Dugaan Pembuangan Bayi, Dinkes Binjai Surati Polres Minta Kejelasan Status
Sejumlah siswa mengalami keluhan berupa pusing, lemas, sakit perut hingga muntah-muntah setelah menyantap menu MBG.
Orangtua Berbondong-bondong ke Sekolah
Kabar tersebut dengan cepat menyebar dan membuat orang tua siswa berdatangan ke sekolah. Mereka berupaya memastikan kondisi sekaligus mengetahui keberadaan anak masing-masing.
Situasi di lingkungan sekolah pun semakin padat. Pihak sekolah meminta para wali murid melakukan pendataan terhadap siswa yang terdampak, termasuk memastikan fasilitas kesehatan tempat anak mereka mendapatkan perawatan.
Baca Juga: DPRD Medan Dorong Warga Laporkan Lurah SKH II, Muslim Harahap: Silakan Tempuh Jalur Hukum
Para orang tua juga diminta berkoordinasi dengan wali kelas untuk memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi siswa serta lokasi penanganannya.
Proses evakuasi berlangsung di tengah kepadatan aktivitas masyarakat. Pada saat bersamaan, kawasan Berastagi dan Kabanjahe juga tengah diramaikan kegiatan pawai menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat PAUD, TK, dan SD.
Akibatnya, kepadatan kendaraan dan warga yang berkumpul di sekitar sekolah turut memengaruhi arus lalu lintas jalur Berastagi-Kabanjahe.
Sekda Karo Turun Memantau
Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, bersama unsur Forkopimda telah berada di lokasi. Kehadiran mereka untuk memantau langsung proses evakuasi sekaligus memastikan para siswa mendapat penanganan yang diperlukan.
Hingga sekitar pukul 15.56 WIB, proses evakuasi dan penanganan medis terhadap siswa masih berlangsung.
Baca Juga: Patchtastic Day 2026: Salonpas Pain Relief Patch Usung #ShareTheComfort untuk Dukung Kesehatan Fisik
Meski dugaan awal mengarah pada keracunan setelah menyantap menu MBG, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa belum dapat dipastikan. Pemeriksaan medis dan penelusuran lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan apakah keluhan tersebut berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi.
Pihak terkait kini dituntut bergerak cepat, bukan hanya memastikan seluruh siswa mendapatkan penanganan medis, tetapi juga mengusut sumber persoalan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.(deo/han)
Editor : Johan Panjaitan