BINJAI, Sumutpos.jawapos.com – Suasana di Kantor Pengadilan Negeri (PN) Binjai, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, terdengar tak seperti biasanya.
Di tengah jam kerja, suara benturan benda keras berulang kali menggema dari dalam kantor. Sekilas, bunyinya menyerupai ketukan palu hakim yang tengah memimpin persidangan. Namun, suara tersebut ternyata berasal dari permainan dam batu atau gaplek.
Pemandangan itu menjadi kontras dengan aktivitas utama sebuah lembaga peradilan yang pada waktu bersamaan masih memiliki agenda persidangan.
Informasi yang dihimpun wartawan, sejumlah sidang di PN Binjai pada hari itu memang tetap berlangsung. Namun, persidangan dilakukan secara daring. Para terdakwa mengikuti proses persidangan dari salah satu ruangan di Lapas Binjai, sementara majelis hakim menjalankan persidangan dari ruang kantor PN Binjai.
Baca Juga: Enam Rumah Ludes Terbakar, 24 Jiwa Mengungsi di Posko BPBD Binjai
Persidangan yang dilakukan secara online tersebut kemudian disusul suasana yang jauh lebih santai.
Sejumlah pegawai hingga hakim, termasuk Ketua PN Binjai Bakhtiar, terlihat asyik bermain dam batu. Suara benturan keping permainan terdengar cukup nyaring di tengah suasana kantor yang relatif sepi.
Pemandangan tersebut menjadi perhatian karena aktivitas permainan berlangsung pada jam kerja.
Saat wartawan mengambil dokumentasi, salah seorang yang berada di lokasi menyadari keberadaan wartawan. Tak lama kemudian, seorang pria menghampiri dan mempertanyakan tujuan kedatangan wartawan.
“Mau ngapain bang?” ujar pria tersebut.
Baca Juga: Altrak 1978 Farmer's Day with New Holland 2026 perkuat kolaborasi dengan petani di Kabupaten Karo
Wartawan kemudian menjelaskan bahwa kedatangannya untuk melakukan konfirmasi kepada Humas PN Binjai terkait perkara narkotika yang sedang disidangkan. Setelah mendapat penjelasan, pria tersebut meninggalkan wartawan.
PN Binjai: Bagian dari Lomba HUT RI
Terpisah, Humas PN Binjai Ulwan Maluf memberikan penjelasan terkait aktivitas permainan dam batu tersebut.
Menurut dia, permainan itu bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang, melainkan bagian dari rangkaian perlombaan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Permainan dam batu itu bagian lomba 17 Agustus, dan besok ada perlombaan lainnya,” ujar Ulwan.
Baca Juga: Emas Jadi Investasi Paling Mudah dan Menguntungkan
Meski demikian, aktivitas tersebut tetap menarik perhatian lantaran berlangsung ketika jam kerja belum berakhir. Terlebih, permainan melibatkan sejumlah pegawai dan hakim, bahkan Ketua PN Binjai.
Di satu sisi, agenda persidangan tetap berjalan secara daring. Di sisi lain, suasana internal kantor tampak berubah menjadi arena perlombaan dam batu.. (ted/han)
Editor : Johan Panjaitan