BINJAI, Sumutpos.jawapos.com-Ratusan kader eks Satuan Pemuda dan Mahasiswa (Sapma) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Binjai resmi bergabung dengan Sapma Pemuda Pancasila (PP). Momentum perpindahan tersebut ditandai dengan pergantian seragam di Kantor Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Binjai, Jalan Candra Kirana, Kamis (13/8/2026).
Mantan Ketua Sapma IPK Kota Binjai, Bagassyah Alam, turut memboyong para kadernya untuk bergabung ke organisasi kepemudaan tersebut. Setelah prosesi pergantian atribut, para kader baru Sapma PP melanjutkan kegiatan dengan silaturahmi di salah satu kafe di kawasan Sei Bingai.
Suasana akrab mewarnai pertemuan tersebut. Bagi para kader, momentum ini bukan sekadar perpindahan atribut organisasi, tetapi menjadi awal untuk membangun kebersamaan sekaligus memperkuat langkah dalam wadah yang baru.
Ketua Sapma PP Kota Binjai, Rizki Aginta Sitepu, menyambut positif bergabungnya ratusan kader tersebut. Menurut dia, kehadiran kader-kader baru akan menambah energi dan kekuatan organisasi dalam menjalankan berbagai program ke depan.
“Kami menyambut baik dan mengucapkan selamat bergabung kepada seluruh kader yang hari ini menjadi bagian dari Sapma PP Kota Binjai. Ini bukan hanya soal pergantian seragam, tetapi juga menjadi awal untuk membangun kebersamaan, soliditas dan komitmen dalam menjalankan roda organisasi,” ujar Rizki, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga: Kasus Saling Lapor di Polres Nisel Viral, Kapolres: Restorative Justice Masih Terbuka
Rizki mengatakan, Sapma PP akan terus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus mengambil peran dalam berbagai kegiatan positif.
“Kedepan, kami berharap Sapma PP dapat semakin bersinergi dengan MPC Pemuda Pancasila Kota Binjai,” katanya.
Ia menegaskan, penguatan organisasi harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap aturan internal serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Kita ingin membangun organisasi yang solid, tertib, berpedoman pada AD/ART serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan Kota Binjai,” tegasnya.
Sementara itu, Bagassyah Alam menjelaskan, keputusan dirinya bersama ratusan kader untuk bergabung dengan Sapma PP telah melalui sejumlah pertimbangan. Salah satunya, kata dia, karena melihat sistem organisasi Sapma PP berjalan berdasarkan AD/ART dan memberikan ruang bagi kader untuk berkembang.
Baca Juga: Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Hafalan Surah Ad-Dhuha
“Tujuan kami bergabung ke Sapma PP karena kami melihat organisasi ini berjalan dengan AD/ART dan sangat menghargai kader,” ujar Bagassyah.
Menurut Bagassyah, organisasi tidak semestinya hanya menjadi tempat berkumpul. Lebih dari itu, organisasi harus mampu menjadi ruang pembelajaran, membangun jejaring serta membuka kesempatan bagi kader untuk berkembang.
“Bagi kami, organisasi bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga wadah untuk belajar, membangun jaringan dan mengembangkan karier organisasi,” katanya.
Bagassyah menegaskan, bergabungnya ratusan kader tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan perubahan atribut atau seragam. Langkah itu, menurutnya, merupakan bagian dari upaya membangun masa depan organisasi dan meningkatkan kapasitas para kader.
“Kami berharap setelah bergabung di Sapma PP, seluruh kader dapat semakin berkembang, menjaga kekompakan dan memberikan kontribusi nyata. Kami ingin bersama-sama membangun organisasi secara profesional, mengikuti aturan organisasi dan terus meningkatkan kapasitas diri,” tandasnya.
Baca Juga: Psikolog Ingatkan Hati- hati dalam Bercanda
Bergabungnya ratusan kader eks Sapma IPK tersebut menjadi tambahan kekuatan bagi Sapma PP Kota Binjai. Ke depan, organisasi diharapkan tak hanya semakin solid secara internal, tetapi juga mampu menghadirkan program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk berkontribusi di Kota Binjai. (ted/han)
Editor : Johan Panjaitan