PGRI Dairi Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Seni dan Olahraga, Ribuan Pelajar Ambil Bagian

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB
Ratusan PAUD/TK mengikuti lomba mewarnai diselenggarakan PGRI meriahkan HUTRI ke-81 di GOR Sidikalang, Jumat (14/8/2026).(RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)
Ratusan PAUD/TK mengikuti lomba mewarnai diselenggarakan PGRI meriahkan HUTRI ke-81 di GOR Sidikalang, Jumat (14/8/2026).(RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)

 

DAIRI, Sumutpos.jawapos.com – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Dairi tidak hanya berlangsung melalui seremoni. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Dairi mengemas momentum kemerdekaan dengan rangkaian lomba seni dan olahraga yang melibatkan ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (14-15/8/2026), tersebut digelar di Gedung Olahraga (GOR) Sidikalang dan sejumlah lokasi kegiatan lainnya.

Ketua Panitia, Rinsat Siregar, mengatakan rangkaian perlombaan dibuka Jumat (14/8/2026) dengan lomba menggambar dan mewarnai tingkat PAUD/TK dan SD, serta lomba vokal solo tingkat SMP dan SMA.

Baca Juga: Mitigasi Kejahatan Siber di Kalangan Pelajar, Polres Padang Lawas Bekali Siswa Pemahaman AI

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang cukup besar. Untuk lomba mewarnai tingkat PAUD/TK tercatat sebanyak 750 peserta. Sementara lomba menggambar SD putra-putri diikuti 400 peserta.

Adapun lomba vokal solo tingkat SMP diikuti 200 peserta dan tingkat SMA sebanyak 57 peserta.

“Untuk hari pertama, kegiatan diisi lomba menggambar dan mewarnai tingkat PAUD/TK dan SD, serta lomba vokal solo tingkat SMP dan SMA,” ujar Rinsat saat pembukaan kegiatan di GOR Sidikalang.

Memasuki hari kedua, Sabtu (15/8/2026), giliran cabang olahraga lari yang menjadi perhatian. Lomba lari 2 kilometer tingkat SD putra-putri diikuti 380 peserta.

Sementara itu, lomba lari 5 kilometer tingkat SMP tercatat menjadi salah satu cabang dengan peserta terbanyak, yakni 758 pelajar. Sedangkan tingkat SMA diikuti 200 peserta.

Bukan Sekadar Mengejar Juara

Ketua PGRI Kabupaten Dairi, Binari Rajagukguk, menegaskan rangkaian perlombaan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk mencari pemenang.

Menurutnya, olahraga dan seni merupakan ruang yang efektif untuk menanamkan nilai persaudaraan, kebersamaan, kreativitas, solidaritas hingga sportivitas kepada generasi muda.

Baca Juga: Pertamina EP Pangkalan Susu Periksa Mata Gratis untuk Anak SD

“Perlombaan ini bukan sekadar mencari pemenang. Lomba olahraga dan seni ini bertujuan membangun persaudaraan, kebersamaan, kreativitas, solidaritas dan sportivitas,” ujar Binari.

Ia menilai semangat tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.

Binari juga menekankan bahwa kemajuan pendidikan di Kabupaten Dairi tidak mungkin dibangun oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara guru, satuan pendidikan, pemerintah daerah, orang tua, masyarakat, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan.

Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan tersebut, menurutnya, menjadi bukti dukungan terhadap dunia pendidikan sekaligus momentum untuk memperkuat sinergi.

“Kemajuan pendidikan tak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antar guru, satuan pendidikan, pemerintah daerah, orang tua, masyarakat, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Penilaian Harus Bersih dari Intervensi

Di tengah semarak perlombaan, aspek objektivitas penilaian juga menjadi perhatian.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Jati Sinaga, meminta seluruh panitia dan juri menjalankan tugas secara profesional.

Baca Juga: Laras Andriyani Bawa Limbah Daun Nanas Bogor ke Panggung Australia

Ia menegaskan, setiap peserta harus memperoleh kesempatan yang sama dan hasil perlombaan harus ditentukan berdasarkan kemampuan masing-masing.

“Kita harapkan juara lahir dari peserta yang benar-benar layak menang. Tidak boleh ada intervensi, tidak ada titipan, tidak ada yang mengatur hasil penilaian. Mari junjung tinggi sportivitas,” tegas Jati.

Pesan tersebut menjadi penting agar kompetisi tidak kehilangan nilai pendidikan yang hendak dibangun. Sebab, bagi peserta didik, pengalaman bertanding secara jujur dan menerima hasil dengan sportif merupakan bagian dari proses pembentukan karakter.

Rangkaian kegiatan PGRI Dairi dalam menyambut HUT RI ke-81 pun diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan bakat, keberanian, kreativitas dan semangat berkompetisi secara sehat sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan pendidikan Kabupaten Dairi. (rud/han)

Editor : Johan Panjaitan
pgri dairi lomba mengambar vokal solo pelajar hut ri