Berkah Kemerdekaan, Famili Lima Puluh Salurkan Sembako kepada 60 Warga Kurang Mampu

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:20 WIB
Sebanyak 60 warga kurang mampu beroleh berkah HUT Kemerdekaan RI ke 81, Senin(17/8/2026). (Foto Liberti H Haloho/Sumut Pos)
Sebanyak 60 warga kurang mampu beroleh berkah HUT Kemerdekaan RI ke 81, Senin(17/8/2026). (Foto Liberti H Haloho/Sumut Pos)

 

BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak sekadar menjadi ajang perayaan. Forum Aliansi Muda Mudi Lima Puluh (Famili) menjadikannya momentum untuk berbagi dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 60 warga kurang mampu menerima bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako dalam rangkaian perayaan kemerdekaan yang digelar Famili, Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung semarak dengan berbagai perlombaan serta pertunjukan kesenian tradisional kuda kepang dan reog. Di tengah kemeriahan itu, pembagian sembako menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: 87 WBP Lapas Kelas III Gunungtua Terima Remisi HUT ke-81 RI

Pembina Famili, Zainuddin alias Zen, mengatakan bantuan tersebut diberikan agar semangat kemerdekaan tidak hanya dirasakan melalui kemeriahan acara, tetapi juga hadir dalam bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi keterbatasan ekonomi.

“Memang kami hanya memberikan paket sembako berupa beras, minyak goreng dan gula putih, namun harapan kami warga yang menerimanya bersemangat memperingati hari kemerdekaan,” ujar Zen.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan memang sederhana, namun diharapkan dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima. Terlebih, kondisi perekonomian yang masih penuh tantangan membuat kebutuhan pokok menjadi salah satu beban yang cukup dirasakan masyarakat.

Baca Juga: Peringatan HUT ke-81 di RW 010 Sunter Jaya Tanjung Priok Berbeda dari Lain

Zen berharap paket sembako tersebut setidaknya dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan juga tumbuh melalui kepedulian dan gotong royong.

“Harapan kami bantuan ini sedikit meringankan beban ekonomi warga di tengah kondisi perekonomian yang sulit,” katanya.

Selain berbagi sembako, Famili juga menghadirkan kesenian kuda lumping dan reog sebagai bagian dari rangkaian perayaan. Pemilihan kesenian tradisional tersebut bukan tanpa alasan.

Zen menjelaskan, pertunjukan budaya sengaja dihadirkan untuk menjaga keberadaan kesenian tradisional sekaligus mengenalkannya kepada generasi muda.

Menurutnya, derasnya perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup membuat generasi muda semakin dekat dengan budaya modern. Karena itu, ruang untuk mengenalkan kembali kesenian tradisional dinilai penting agar warisan budaya bangsa tidak semakin terpinggirkan.

Baca Juga: Ikuti Berbagai Lomba, Warga Lingkungan III Bersukacita Merayakan Kemerdekaan RI

“Ini untuk melestarikan budaya bangsa, terlebih terhadap generasi muda agar tidak melupakan budayanya di tengah kemajuan teknologi yang begitu pesat,” pungkasnya.

Bagi Famili, perayaan HUT ke-81 RI akhirnya tidak berhenti pada kemeriahan lomba dan hiburan. Semangat kemerdekaan diterjemahkan melalui dua hal yang sama pentingnya: berbagi dengan sesama dan menjaga warisan budaya bangsa. (lib/han)

Editor : Johan Panjaitan
famili lima puluh sembako bantuan warga kurang mampu