Wali Kota Tebingtinggi Serahkan SK PIP, Tegaskan Kepala Sekolah Harus Berintegritas dan Adaptif

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:45 WIB
 Wali Kota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih menyerahkan SK Program Indonesia Pintar (PIP) secara simbolis kepada perwakilan kepala sekolah, didampingi Sekda Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik dan jajaran terkait, dalam kegiatan penyerahan SK PIP kepada kepala SD dan SMP se-Kota Tebingtinggi di Aula Gedung Balai Kota, Selasa (18/8/2026). (Azan Purba/Sumut Pos)
Wali Kota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih menyerahkan SK Program Indonesia Pintar (PIP) secara simbolis kepada perwakilan kepala sekolah, didampingi Sekda Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik dan jajaran terkait, dalam kegiatan penyerahan SK PIP kepada kepala SD dan SMP se-Kota Tebingtinggi di Aula Gedung Balai Kota, Selasa (18/8/2026). (Azan Purba/Sumut Pos)

 

TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com – Wali Kota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih menegaskan pentingnya integritas, inovasi, dan kemampuan beradaptasi dalam menjalankan tugas pemerintahan, khususnya di lingkungan pendidikan.

Pesan itu disampaikan Iman Irdian saat memberikan arahan terkait Program Indonesia Pintar (PIP) sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) PIP kepada kepala SD dan SMP se-Kota Tebingtinggi di Aula Gedung Balai Kota Tebingtinggi, Jalan Dr. Sutomo, Selasa (18/8/2026).

Di hadapan para kepala sekolah dan jajaran pemerintah daerah, Iman meminta seluruh aparatur bekerja sesuai aturan serta menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai orientasi utama.

Ia secara tegas mengingatkan agar tidak ada praktik jual beli jabatan maupun tindakan lain yang mencederai integritas pemerintahan.

Baca Juga: Gagal Curi Kotak Infaq Masjid, Pria 28 Tahun di Binjai Diamankan Polisi

“Saya tidak mau ada yang aneh-aneh. Saya juga tidak ingin ada yang jual beli jabatan. Ini ladang pengabdian saya. Saya ingin Bapak, Ibu bekerja untuk masyarakat. Tunjukkan inovasi, lebih adaptif kepada murid dan orang tua. Tunjukkan integritas,” tegasnya.

Kepala Sekolah Diminta Tak Sekadar Menjalankan Rutinitas

Menurut Iman, kepala sekolah memegang posisi strategis dalam menentukan kualitas pelayanan pendidikan. Karena itu, pimpinan sekolah dituntut tidak hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi juga mampu membaca kebutuhan siswa dan orang tua.

Inovasi dan sikap adaptif, kata dia, menjadi bagian penting agar pelayanan pendidikan terus berkembang dan mampu menjawab tantangan zaman.

Dalam kesempatan tersebut, Iman juga menjelaskan bahwa Program Indonesia Pintar merupakan program pemerintah pusat yang salah satunya terealisasi melalui jalur aspirasi Komisi X DPR RI.

Ia mengapresiasi dukungan anggota Komisi X DPR RI dr. Sofyan Tan yang turut mendorong bantuan pendidikan bagi masyarakat Kota Tebingtinggi.

Baca Juga: Tak Perlu Tunggu Punya Uang Banyak, XGLD Buka Akses Investasi Emas Mulai 0,1 Miligram

“Saya memohon, datanglah ke kota kami, bantu kampung halaman kami. Alhamdulillah mereka bisa membantu untuk revitalisasi bangunan SD dan juga bantuan PIP. Ini juga aspirasi dari Bapak dr. Sofyan Tan, setiap tahunnya dibantu beliau kepada kita,” ungkapnya.

2.904 Siswa Terima Bantuan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebingtinggi Muhammad Deni Saragih melaporkan, sebanyak 2.904 siswa SD dan SMP menerima bantuan PIP.

Rinciannya, 2.496 siswa SD memperoleh bantuan sebesar Rp450 ribu per siswa. Sementara 408 siswa SMP menerima Rp750 ribu per siswa.

Dengan demikian, total dana PIP yang dialokasikan mencapai Rp1.429.200.000.

Deni menegaskan, bantuan tersebut ditujukan untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap memiliki akses pendidikan yang layak.

Karena itu, ia meminta kepala sekolah lebih aktif melakukan pendataan terhadap siswa yang memenuhi kriteria namun belum memperoleh bantuan.

“Bantuan PIP adalah program nasional untuk membantu para siswa kita yang kurang mampu, supaya mereka mendapatkan pendidikan yang merata dengan yang mampu. Semoga bantuan PIP dapat bermanfaat bagi para siswa yang membutuhkannya,” ujar Deni.

Ia menambahkan, sekolah yang membutuhkan informasi mengenai persyaratan maupun proses pendaftaran dapat berkoordinasi dengan Person in Charge (PIC) PIP di Disdikbud Kota Tebingtinggi.

Pendidikan dan Integritas Jadi Perhatian

Penyerahan SK PIP secara simbolis kemudian dilakukan Wali Kota Tebingtinggi kepada perwakilan kepala sekolah. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan foto bersama.

Baca Juga: Ihwan Ritonga Berbaur Bersama Warga Harjosari II, Semarakkan HUT ke-81 RI

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik, jajaran camat, kepala bagian di lingkungan Setdako Tebingtinggi, serta para kepala SD dan SMP negeri maupun swasta se-Kota Tebingtinggi.

Momentum tersebut tidak sekadar menjadi seremoni penyerahan bantuan pendidikan. Lebih jauh, pemerintah daerah menempatkan integritas dan kemampuan beradaptasi sebagai fondasi penting dalam membangun layanan pendidikan yang berpihak kepada masyarakat.

Dengan dukungan PIP serta penguatan kualitas pengelolaan sekolah, Pemko Tebingtinggi berharap tidak ada anak dari keluarga kurang mampu yang kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi. (mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
adaftif Wali Kota Tebingtinggi pip kepala sekolah Berintegritas