PEMATANGSIANTAR, Sumutpos.jawapos.com– Tim gabungan masih berpacu dengan waktu mencari Hidayah Sitanggang, bocah berusia 8 tahun yang dilaporkan hanyut di Sungai Bah Sosopan, Kota Pematangsiantar.
Hidayah diduga terseret arus sungai di belakang Terminal Tanjung Pinggir, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba, Senin (17/8/2026) sekitar pukul 17.45 WIB.
Hingga Selasa (18/8/2026), keberadaan bocah yang merupakan warga Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, tersebut belum diketahui.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Pematangsiantar Dedy Idris Harahap mengatakan, pencarian kembali dilanjutkan dengan menyisir sepanjang aliran sungai.
Baca Juga: PLN UID Sumut Jaga Keandalan Listrik HUT RI ke-81, 3.069 Personel disiagakan 311 Lokasi
“Pagi ini kembali kita lanjutkan lagi,” kata Dedy saat diwawancarai.
Terseret Arus Saat Mencari Daun Pisang
Peristiwa tersebut terjadi ketika Hidayah bersama ayahnya berada di sekitar aliran Sungai Bah Sosopan untuk mencari daun pisang.
Saat itu, hujan baru saja mengguyur kawasan tersebut. Kondisi aliran sungai yang deras diduga membuat situasi menjadi sulit ketika bocah tersebut tergelincir.
Hidayah kemudian jatuh ke sungai dan langsung terseret arus. Upaya penyelamatan pun terkendala derasnya aliran air.
Baca Juga: Gagal Curi Kotak Infaq Masjid, Pria 28 Tahun di Binjai Diamankan Polisi
BPBD bersama masyarakat, TNI dan Polri langsung melakukan pencarian setelah menerima laporan kejadian.
Tim Gabungan Sisir Aliran Sungai
Dedy memastikan seluruh sumber daya dan peralatan yang diperlukan telah dikerahkan ke lokasi. Tim gabungan terus melakukan penyisiran untuk menemukan korban.
Pencarian difokuskan di sepanjang aliran sungai dengan mempertimbangkan kondisi arus serta medan di sekitar lokasi kejadian.
“Kami terus melakukan pencarian dengan penyisiran di sepanjang aliran sungai,” ujarnya.
Tim berharap Hidayah segera ditemukan. Pencarian juga melibatkan masyarakat sekitar yang turut membantu proses penyisiran.
Hingga kini, upaya pencarian masih berlangsung. Petugas di lapangan terus berkoordinasi untuk memperluas area pencarian dan memastikan setiap titik yang berpotensi menjadi lokasi korban terseret arus dapat diperiksa.(pra/han)
Editor : Johan Panjaitan