LABUSEL, Sumutpos.jawapos.com- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Senin (17/8/2026), mendadak diwarnai kepanikan.
Seorang peserta lomba panjat pinang terjatuh dari ketinggian saat berusaha mencapai bagian atas tiang untuk mengambil hadiah yang telah disediakan panitia.
Insiden tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar. Dalam rekaman terlihat sejumlah peserta telah berhasil mencapai bagian atas tiang. Mereka tampak berupaya mengatur posisi dan bekerja sama agar dapat menjangkau hadiah di puncak.
Baca Juga: Bupati Labura Tandatangani KUA-PPAS 2027, Pemkab Diminta Perkuat PAD di Tengah Efisiensi Anggaran
Namun, ketegangan perlombaan berubah seketika menjadi kepanikan. Salah seorang peserta kehilangan keseimbangan hingga terjatuh dari ketinggian.
Teriakan dan sorak-sorai warga yang sebelumnya mengiringi perjuangan para peserta mendadak berubah menjadi suara kepanikan. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak mendekati korban.
Panitia bersama peserta lainnya turut memberikan pertolongan sebelum korban kemudian dibawa untuk mendapatkan penanganan medis.
Informasi yang diperoleh dari lapangan menyebutkan, korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan sekaligus beristirahat setelah insiden tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi pasti mengenai kondisi terakhir korban maupun tingkat luka yang dialaminya.
Baca Juga: Ronaldo dan Georgina Rodriguez Siapkan Pesta Mewah
Warga pun berharap korban segera pulih dan tidak mengalami cedera serius akibat kejadian tersebut.
Lomba panjat pinang selama ini menjadi salah satu permainan rakyat yang identik dengan perayaan kemerdekaan. Namun, insiden di Desa Tanjung Selamat tersebut kembali mengingatkan bahwa kemeriahan perlombaan tetap harus berjalan beriringan dengan aspek keselamatan.
Pengawasan panitia, kesiapan lokasi, serta langkah antisipasi terhadap risiko kecelakaan menjadi hal penting agar semangat merayakan kemerdekaan tidak berubah menjadi musibah. (mag-5/han)
Editor : Johan Panjaitan