BINJAI, Sumutpos.jawapos.com – Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara seorang pria dan perempuan yang diduga terapis spa di kawasan Binjai Mall viral di media sosial. Perselisihan tersebut diduga dipicu persoalan pembayaran setelah pria tersebut selesai menjalani layanan di tempat spa.
Dalam video yang beredar, pria berperawakan kurus terlihat mengenakan tas selempang. Sementara perempuan yang diduga terapis tampak mengenakan pakaian berwarna merah.
Keduanya terlibat adu mulut dalam suasana yang terlihat tegang. Perempuan tersebut terdengar mempertanyakan pembayaran kepada pria yang diduga sebagai pengunjung.
“Ini kek mana pembayarannya,” ujar perempuan tersebut dalam rekaman video.
Cekcok kemudian berkembang menjadi saling lontar ucapan. Dalam video, terdengar pula suara perempuan lain yang diduga merekam kejadian tersebut dan disebut-sebut merupakan istri pria tersebut.
Ia mempertanyakan layanan yang diberikan di tempat spa tersebut dan melontarkan sejumlah pernyataan bernada keras kepada perempuan yang diduga terapis.
Baca Juga: IEE Series 2026 Perkuat Konektivitas Industri Energi dan Engineering di Indonesia
“Bayar, minta aja gak papa. Kau muka jelek, banyak perempuan, miskin banyak tingkah, mau esek-esek. Siapa yang dipakainya, Kak? Kau pikir aku enggak tahu siapa-siapa aja yang kerja,” terdengar ucapan dalam video tersebut.
Video itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memancing beragam reaksi dari warganet. Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai kronologi lengkap maupun kepastian penyebab perselisihan tersebut.
Pemko Binjai Turun Tangan
Viralnya video tersebut turut mendapat perhatian Pemerintah Kota Binjai. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Binjai, Bona Manuel, mengatakan pengawasan terhadap usaha pariwisata menjadi kewenangan Dinas Pariwisata.
Menurut Bona, hal tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025 Pasal 7 Ayat 5 mengenai pengawasan terhadap usaha pariwisata dengan tingkat risiko menengah rendah.
“Tim dari Dinas Pariwisata sedang melakukan pengawasan ke lokasi terkait,” kata Bona.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Binjai, Zulfan, membenarkan pihaknya tengah melakukan penelusuran terhadap usaha spa yang menjadi lokasi dalam video viral tersebut.
Zulfan mengatakan proses verifikasi dilakukan terhadap pengusaha untuk memastikan kondisi dan legalitas usaha yang bersangkutan.
“Izin sekarang kami sedang melakukan verifikasi kepada pengusahanya,” ujar Zulfan.
Legalitas Usaha Jadi Sorotan
Persoalan tidak berhenti pada video cekcok yang viral. Legalitas dan operasional usaha spa tersebut kini turut menjadi perhatian pemerintah daerah.
Baca Juga: PEP Rantau Bekali Siswa Berkebutuhan Khusus dengan Kemampuan Tanggap Bencana
Ketika ditanya lebih jauh mengenai izin operasional tempat spa dimaksud, Zulfan belum memberikan penjelasan secara rinci.
Di sisi lain, video perselisihan tersebut masih menjadi perbincangan di media sosial. Beragam komentar bermunculan dari warganet, mulai dari mempertanyakan persoalan pembayaran hingga meminta pemerintah memastikan kegiatan usaha tersebut berjalan sesuai ketentuan.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola spa maupun pihak-pihak yang terlibat mengenai kronologi lengkap kejadian dan duduk perkara persoalan pembayaran tersebut. (ted/han)
Editor : Johan Panjaitan