TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com — Pemerintah Kota Tebing Tinggi mendorong budaya menabung sejak usia sekolah sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang lebih disiplin dan cakap mengelola keuangan.
Pesan itu disampaikan Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih saat membuka peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Kota Tebing Tinggi dengan tema “Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” di halaman SMP Negeri 4 Tebing Tinggi, Jumat (21/8/2026).
Di hadapan para pelajar, Iman menekankan bahwa kebiasaan mengelola uang tidak harus dimulai dengan jumlah besar. Justru, kedisiplinan menyisihkan sebagian uang saku secara rutin menjadi langkah sederhana untuk membangun kebiasaan finansial yang sehat.
Ia mendorong siswa memanfaatkan produk Simpanan Pelajar (Simpel) sebagai sarana belajar menabung sekaligus mengenal pengelolaan keuangan sejak dini.
Baca Juga: Pembangunan Lanjutan Jembatan Hilizamurugo Resmi Dimulai, Pemkab Nisel Tekankan Manfaat bagi Warga
“Ini sangat penting dan harus diterapkan. Sisihkan uang jajan kalian untuk Simpel ini, seminggu sekali. Misalnya setiap hari sisihkan seribu rupiah, jadi setelah terkumpul baru ditabungkan,” ujar Iman.
Menabung Bukan Sekadar Mengumpulkan Uang
Menurut Iman, budaya menabung memiliki nilai lebih dari sekadar menyimpan uang. Kebiasaan tersebut mengajarkan anak untuk membedakan kebutuhan dan keinginan, mengatur pengeluaran, serta belajar merencanakan masa depan.
Karena itu, literasi keuangan perlu dikenalkan sejak bangku sekolah agar pelajar tidak hanya memahami cara menggunakan uang, tetapi juga mampu mengambil keputusan finansial secara bijak ketika dewasa.
Selain berbicara mengenai pengelolaan keuangan, Iman turut memberikan motivasi kepada para siswa agar serius menuntut ilmu dan menjaga kesehatan.
Ia juga mengingatkan pentingnya doa serta perhatian kepada orang tua.
“Tetap jaga kesehatan, tetap semangat, selalu berdoa kepada Tuhan dan juga doakan orang tua kalian supaya diberi kesehatan, umur panjang dimudahkan segala urusan yang baik,” katanya.
Bank Sumut Perkuat Kolaborasi
Dukungan terhadap penguatan literasi keuangan pelajar juga datang dari PT Bank Sumut. Kepala Divisi Funding & Wealth Management PT Bank Sumut, Muhammad Sadli, mengapresiasi kemitraan yang terjalin dengan Pemko Tebing Tinggi.
Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Selimuti Kalimantan, Kualitas Udara Banjarbaru Tembus Level Berbahaya
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga perbankan menjadi bagian penting dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai layanan keuangan.
“Kami berterima kasih kepada Pemko Tebing Tinggi atas kepercayaannya menjadikan Bank Sumut sebagai mitra transaksi keuangan. Semoga kolaborasi ini dapat terus terjalin demi kemajuan masyarakat, khususnya di Kota Tebing Tinggi,” ujar Sadli.
Diikuti 1.200 Pelajar dan Guru
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdako Tebing Tinggi, Safaruddin, mengatakan kegiatan HIM bertujuan menumbuhkan kebiasaan menabung sejak dini, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ketahanan ekonomi nasional.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.200 peserta yang terdiri dari guru serta pelajar SMP negeri dan swasta se-Kota Tebing Tinggi. Seluruh rangkaian kegiatan mendapat dukungan pendanaan dari PT Bank Sumut.
Acara kemudian ditutup dengan penyerahan buku tabungan Simpel secara simbolis oleh Wali Kota Tebing Tinggi kepada perwakilan siswa, dilanjutkan foto bersama.
Baca Juga: Pimpinan DPRD Sumut Kecewa Rico Waas Tak Hadiri Peresmian BRT Mebidang
Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Erwin Suheri Damanik, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Reza Aghista, Kaban Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Deni Saragih, Camat Tebing Tinggi Kota Henci br Siregar, Lurah Rambung Rezi Triandi, serta sejumlah tamu undangan dan tim peliputan Diskominfo.
Melalui gerakan menabung sejak sekolah, Pemko Tebing Tinggi berharap literasi keuangan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang membentuk generasi lebih disiplin, mandiri, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. (mag-3/han)
Editor : Johan Panjaitan