KARO, SUMUT POS— Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung memaksa Pemerintah Kabupaten Karo mengambil langkah tegas. Objek wisata Danau Lau Kawar yang berlokasi di Desa Kuta Gugung, Dusun Lau Kawar, Kecamatan Naman Teran, resmi ditutup untuk umum sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Kebijakan pembekuan akses wisata ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Karo, Juni Antomi Kemit.
Pihaknya mengimbau para wisatawan maupun warga lokal untuk tidak nekat menerobos ke area objek wisata hingga ada pernyataan resmi terkait kondisi aman dari pihak berwenang.
Baca Juga: Eks Kabid UKM Diskop Medan Divonis Bebas Perkara Korupsi MFF 2024
"Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya tamu wisata, supaya jangan dulu masuk ke objek wisata Danau Lau Kawar sampai batas waktu yang belum ditentukan," ujar Juni, Rabu (26/8).
Berdasarkan laporan pengamatan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sinabung pada Selasa (25/8), tercatat gempa vulkanik dan tektonik mengalami peningkatan. Petugas PGA Sinabung, Armen Putra, mengonfirmasi terjadi dua kali gempa vulkanik dengan amplitudo 4 mm serta empat kali gempa tektonik.
Kawah gunung juga teramati mengeluarkan asap putih dengan tekanan lemah berketinggian hingga 300 meter.
Meski demikian, status Gunung Sinabung saat ini masih tertahan di Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menginstruksikan masyarakat dan wisatawan agar steril dari desa-desa yang telah direlokasi, termasuk mematuhi radius aman 3 kilometer dari puncak serta 4,5 kilometer untuk sektoral selatan-tenggara.
Guna mencegah jatuhnya korban, jajaran Polsek Simpang Empat meningkatkan pengawasan dan sosialisasi di lapangan. Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan menyisir kawasan View Badiken, Desa Sigarang Garang, untuk menyosialisasikan imbauan keselamatan kepada warga yang masih beraktivitas di zona rawan.
"Warga kami imbau selalu waspada dan segera meninggalkan lokasi apabila situasi dinilai membahayakan," tegas Poltak.
Pihak kepolisian bersama Pemkab Karo memastikan pemantauan akan terus digencarkan secara berkala mengingat pergerakan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung yang sewaktu-waktu dapat berubah dinamis. (deo/ram)
Editor : Juli Rambe