PALUTA, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) kembali menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Komitmen itu diwujudkan melalui penyaluran bantuan perlengkapan sekolah dan beasiswa Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) bagi siswa SD dan SMP berprestasi. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Paluta, H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., di Aula Kantor Bupati Paluta, Rabu (26/8/2026).
Program tersebut menyasar 833 siswa di 12 kecamatan, terdiri atas penerima bantuan perlengkapan sekolah dan beasiswa MBR berprestasi. Kebijakan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban keluarga, tetapi juga memastikan persoalan ekonomi tidak memutus langkah anak-anak Paluta dalam menempuh pendidikan.
Baca Juga: Jangan Asal Pilih, Ini Ragam Keju yang Cocok Dikonsumsi saat Diet
Di hadapan para siswa dan orang tua penerima bantuan, Bupati Reski Basyah menegaskan bahwa kondisi ekonomi keluarga tidak boleh menjadi alasan bagi seorang anak untuk meninggalkan bangku sekolah.
“Bantuan ini mungkin terlihat sederhana, namun maknanya sangat besar. Kami ingin memastikan tidak ada satu pun anak di Padang Lawas Utara yang putus sekolah hanya karena kendala biaya,” tegasnya.
Menurut Reski Basyah, program Pendidikan untuk Semua merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan potensi.
Ia juga meminta para penerima bantuan tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk minder. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi dorongan untuk belajar lebih giat, menghormati orang tua dan guru, serta mengejar prestasi.
Baca Juga: Paok Halmahera, Burung Cantik Maluku Utara yang Mirip Kombinasi Warna Bendera Palestina
Khusus siswa penerima beasiswa prestasi, Bupati berpesan agar capaian yang telah diraih tidak berhenti pada satu titik, melainkan terus dipertahankan dan ditingkatkan.
“Investasi terbesar daerah ini bukanlah sekadar pembangunan jalan atau gedung megah, melainkan pembangunan sumber daya manusia. Mereka inilah yang akan menentukan masa depan Paluta yang cerdas, maju, dan beradat,” ujarnya.
833 Siswa Jadi Sasaran
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Paluta, Rahmad Hidayat Harahap, S.STP., M.SP., menjelaskan penyaluran bantuan pendidikan tersebut mengacu pada Peraturan Bupati Paluta Nomor 21 Tahun 2026.
Dari total 833 penerima, sebanyak 514 siswa mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah. Rinciannya, 380 murid SD dan 134 siswa SMP.
Bantuan tersebut berupa satu stel seragam sekolah, satu pasang sepatu, serta satu buah tas. Perlengkapan itu diharapkan dapat menunjang kebutuhan dasar siswa selama mengikuti proses pembelajaran.
Sementara itu, 319 siswa lainnya menerima Beasiswa MBR Berprestasi. Penerimanya terdiri dari 211 murid SD dan 108 siswa SMP.
Baca Juga: Paok Halmahera, Burung Cantik Maluku Utara yang Mirip Kombinasi Warna Bendera Palestina
Berbeda dengan bantuan perlengkapan sekolah, dana beasiswa disalurkan langsung melalui rekening masing-masing siswa. Saat ini, proses pencairan masih berada dalam tahap kliring pada bank penyalur.
Rahmad memperkirakan dana tersebut mulai efektif masuk ke rekening penerima dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga, memenuhi kebutuhan belajar anak-anak kita, sekaligus memacu semangat mereka agar terus berprestasi,” kata Rahmad. (mit/han)
Editor : Johan Panjaitan