SPBU Tanah Merah Resmi Beroperasi, Baru Layani 3 Jenis BBM

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:15 WIB
Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batu Bara Rusian Heri mewakili Bupati Batu Bara,didampingi   Ketua DPRD Batubara M Safii, Wakil Ketua Tengku Rodial. EGM Sumbagut Pertamina Patra Niaga Sunardi, Budi Stui Husein dari Hiswana Migas, Igusti B. Suteja dari Pertamina Patra Niaga saat meresmikan SPBU 14-212-305 di Tanah Merah, Air Putih, Batubara.Kamis (27/8/2026). (Foto
liberti H Haloho)
Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batu Bara Rusian Heri mewakili Bupati Batu Bara,didampingi Ketua DPRD Batubara M Safii, Wakil Ketua Tengku Rodial. EGM Sumbagut Pertamina Patra Niaga Sunardi, Budi Stui Husein dari Hiswana Migas, Igusti B. Suteja dari Pertamina Patra Niaga saat meresmikan SPBU 14-212-305 di Tanah Merah, Air Putih, Batubara.Kamis (27/8/2026). (Foto liberti H Haloho)

 

BATU BARA, Sumutpos.jawapos.com – Akses masyarakat terhadap bahan bakar minyak (BBM) di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, kini semakin terbuka. SPBU 14-212-305 milik PT Berkah Akbar Lestari yang berada di Jalan Lintas Sumatera, Desa Tanah Merah, resmi beroperasi, Kamis (27/8/2026).

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batu Bara Rusian Heri yang hadir mewakili Bupati Batu Bara. Sejumlah unsur pimpinan DPRD juga hadir, di antaranya Ketua DPRD Batu Bara M Safii, Wakil Ketua Tengku Rodial, serta Ketua Fraksi Gerindra Jalaamar Sitinjak.

Peresmian tersebut turut dihadiri jajaran Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas, antara lain EGM Sumbagut Pertamina Patra Niaga Sunardi, Budi Stui Husein dari Hiswana Migas, serta Igusti B. Suteja dari Pertamina Patra Niaga. Hadir pula sejumlah perwakilan instansi dan mitra terkait.

Meski telah resmi beroperasi, layanan SPBU tersebut pada tahap awal masih terbatas. Pengelola baru menyediakan tiga jenis BBM, yakni Pertamax Turbo, Pertamax 92 dan Dexlite.

Baca Juga: Amankan Aset Umat, Bupati Paluta Pimpin Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf

“Awal pertama bahan bakar minyak masih cuma Pertamax Turbo, Pertamax 92 dan Dexlite yang dijual,” kata perwakilan pengelola SPBU, Rusli Asep.

Menurut Rusli, layanan akan diperluas dengan menyediakan Pertalite dan Biosolar. Namun, penambahan dua jenis BBM tersebut masih menunggu penyelesaian proses perizinan serta pemenuhan kuota dari Pertamina Patra Niaga.

Diharapkan Pangkas Jarak dan Antrean

Kehadiran SPBU baru ini mendapat sambutan dari Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Plt Sekda Batu Bara Rusian Heri mengatakan keberadaan SPBU di kawasan Tanah Merah diharapkan memperlancar akses masyarakat terhadap BBM, khususnya warga Kecamatan Air Putih dan daerah sekitarnya.

“Pemerintah Kabupaten Batu Bara mendukung penuh. Mari kita jaga bersama agar tidak ada penyalahgunaan,” ujar Rusian.

Ia menekankan, apabila nantinya penyaluran BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar telah tersedia, distribusinya harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Pemerintah tidak ingin kemudahan akses justru membuka ruang bagi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Pesan tersebut menjadi penting mengingat BBM bersubsidi merupakan komoditas yang penggunaannya memiliki ketentuan khusus. Penyaluran harus tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang berhak.

Sementara itu, Camat Air Putih Wali Wala Sagala mengapresiasi beroperasinya SPBU tersebut. Selama ini, masyarakat di wilayahnya harus menempuh jarak cukup jauh untuk memperoleh BBM di SPBU lain.

Baca Juga: 1.885 Penerima Bansos di Pematangsiantar Terindikasi Judol, Pemko Turun Tangan Verifikasi Data

Menurutnya, kehadiran SPBU 14-212-305 diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Selain memangkas jarak, keberadaan SPBU baru juga diharapkan mengurangi antrean di sejumlah SPBU lain dan menekan harga BBM eceran.

“Diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, petani dan nelayan, khususnya di Kabupaten Batu Bara dan kabupaten tetangga terdekat,” ungkapnya.

Menopang Aktivitas Ekonomi

Letaknya yang berada di jalur Lintas Sumatera membuat SPBU Tanah Merah tidak hanya berpotensi melayani kebutuhan warga sekitar. Fasilitas tersebut juga diharapkan menjadi salah satu penunjang mobilitas kendaraan yang melintas dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Batu Bara.

Bagi petani dan nelayan, ketersediaan BBM yang lebih mudah dijangkau menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kegiatan produksi dan distribusi.

Namun, tantangan berikutnya bukan sekadar memastikan SPBU tetap beroperasi, melainkan menjaga kualitas pelayanan dan memastikan setiap jenis BBM disalurkan sesuai ketentuan.

Dengan mulai beroperasinya SPBU 14-212-305, masyarakat Air Putih kini memiliki alternatif baru untuk mendapatkan BBM. Pemerintah daerah berharap fasilitas tersebut benar-benar menjadi bagian dari solusi atas persoalan akses, antrean dan distribusi energi, sekaligus ikut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat Batu Bara dan wilayah sekitarnya. (lib/han)

Editor : Johan Panjaitan
nelayan spbu petani bbm