BMKG Beri Peringatan Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Sumut

Juli Rambe • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 17:27 WIB
Peringatan dini BMKG terkait gelombang tinggi. (Dok: BMKG)
Peringatan dini BMKG terkait gelombang tinggi. (Dok: BMKG)

 

MEDAN, SUMUT POS- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan secara resmi peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Sumatera Utara (Sumut), pada 29-31 Agustus 2026. 

Gelombang tinggi ini dapat memicu banjir rob di kawasan pesisir.

Dalam informasi tersebut, BMKG memprakirakan gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan, yakni Perairan Timur Kepulauan Nias, Perairan Barat Kepulauan Nias, Perairan Kepulauan Batu, Perairan Barat Kepulauan Batu, serta Samudra Hindia Barat Kepulauan Nias.

Baca Juga: Warga Binaan Rutan Medan Mampu Produksi 5 Ton Tempe Sebulan

Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Medan, Christen Ordain Novena Marpaung menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi adanya daerah belokan angin dan konvergensi yang mendukung peningkatan aktivitas konvektif di wilayah Sumatera bagian Utara (Sumbagut).

Selain itu, sambungnya, suhu muka laut yang masih hangat di Samudra Hindia Barat dan perairan utara Sumatera berpotensi meningkatkan penguapan sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer.

"Kondisi ini dapat memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Pola angin umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan angin berkisar 8-25 knot," jelasnya kepada Sumut Pos di Medan, Jumat (28/8) sore.

Pihaknya mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko keselamatan pelayaran akibat kondisi gelombang tersebut.

Berdasarkan imbauan keselamatan BMKG, tambah Christen, perahu nelayan perlu mewaspadai kondisi laut, apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Sementara, lanjutnya, kapal tongkang berisiko apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. Masyarakat pesisir juga diminta waspada terhadap banjir rob.

"Masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas laut diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan gelombang dari BMKG sebelum melakukan aktivitas di perairan," tandasnya. (dwi/ram)

Editor : Juli Rambe
cuaca sumut gelombang tinggi bmkg