Erupsi Gunung Sinabung Ganggu Penerbangan, 51 Jadwal dari dan Menuju Kualanamu Batal

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 21:45 WIB
Sejumlah calon penumpang sedang melakukan cek in di konter maspakai di Bandara Kualanamu, Selasa (1/9/2026).(Batara/Sumut Pos)
Sejumlah calon penumpang sedang melakukan cek in di konter maspakai di Bandara Kualanamu, Selasa (1/9/2026).(Batara/Sumut Pos)

 

LUBUKPAKAM, Sumutpos.jawapos.com– Erupsi Gunung Sinabung mulai memberi dampak nyata terhadap aktivitas penerbangan di Sumatera Utara. Sebaran abu vulkanik membuat operasional sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu harus mengalami penyesuaian, Selasa (1/9/2026).

Gunung Sinabung yang saat ini berada pada Level III atau Siaga menunjukkan aktivitas erupsi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian dalam operasional penerbangan karena sebaran abu vulkanik berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.

Sejumlah maskapai kemudian melakukan penyesuaian operasional, mulai dari keterlambatan, perubahan jadwal hingga pembatalan penerbangan, baik untuk rute domestik maupun internasional.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari sejumlah maskapai di Bandara Kualanamu, sebanyak 51 penerbangan dari dan menuju Kualanamu tercatat dibatalkan sejak Selasa (1/9/2026). Di sisi lain, sejumlah penerbangan lainnya mengalami keterlambatan dan perubahan jadwal.

Baca Juga: Oknum Kadus Gunung Meriah Dilaporkan ke Polres Dairi, Diduga Ancam Warga dengan Parang

Namun, angka tersebut masih bersifat dinamis. Jumlah penerbangan terdampak dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Sinabung serta keputusan operasional masing-masing maskapai.

Kualanamu Sempat Ditutup

Langkah antisipasi juga dilakukan AirNav Indonesia melalui NOTAM A3250/26. Berdasarkan informasi tersebut, operasional aerodrome Bandar Udara Internasional Kualanamu ditutup sementara pada Selasa (1/9/2026) mulai pukul 10.50 WIB hingga 12.45 WIB.

Penutupan kemudian diperpanjang hingga pukul 14.45 WIB akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Sinabung.

Informasi mengenai penutupan maupun pembukaan kembali operasional bandara bersifat dinamis dan dapat diperbarui sewaktu-waktu menyesuaikan perkembangan kondisi terkini.

PT Angkasa Pura Aviasi bersama seluruh pemangku kepentingan di Bandara Kualanamu terus melakukan koordinasi dan pemantauan secara intensif. Setiap keputusan operasional penerbangan diarahkan untuk memastikan aspek keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas.

Baca Juga: Anggota DPRD dari Fraksi PAN Bayar Kompensasi kepada Caleg Tidak Terpilih Hasil Pemilu 2024

Plt Director of Operation and Services PT Angkasa Pura Aviasi Bandar Udara Internasional Kualanamu, Dedy Sri Cahyono, menegaskan keselamatan pengguna jasa dan seluruh aktivitas penerbangan menjadi perhatian utama perusahaan di tengah kondisi tersebut.

“Penyesuaian operasional akan dilakukan sesuai kebutuhan dengan tetap mengacu pada aspek keselamatan penerbangan. Hal ini terus dikoordinasikan dengan seluruh pihak terkait hingga kondisi operasional penerbangan berjalan kembali secara normal,” ujarnya.

Penumpang Diminta Cek Status Penerbangan

Di tengah situasi yang masih berkembang, PT Angkasa Pura Aviasi mengimbau calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari maupun menuju Kualanamu untuk tidak hanya mengandalkan jadwal awal yang telah diterima.

Penumpang diminta secara berkala mengecek kembali status penerbangannya melalui kanal informasi resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara.

Baca Juga: Dampak Erupsi Gunung Sinabung, 55 Penerbangan di KNO Dibatalkan

Langkah tersebut penting mengingat kondisi sebaran abu vulkanik dan operasional penerbangan dapat berubah dalam waktu singkat.

Masyarakat dan pengguna jasa juga diimbau mengikuti setiap pembaruan informasi resmi mengenai operasional Bandara Kualanamu.

PT Angkasa Pura Aviasi memastikan pemantauan dan koordinasi dengan otoritas serta seluruh pihak terkait terus dilakukan hingga situasi kembali memungkinkan bagi operasional penerbangan berjalan normal.(btr/han)

Editor : Johan Panjaitan
erupsi gunung sinabung bandara kualanamu maskapai penerbangan