KARO, SUMUTPOS – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bergerak cepat membantu masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo.
Sebanyak 5.695 masker disalurkan kepada warga, Tim Satuan Tugas (Satgas) Posko Terpadu BPBD Kabupaten Karo, serta sejumlah titik SPBU di wilayah Berastagi dan Kabupaten Karo.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari aksi tanggap darurat Pertamina Patra Niaga menyusul erupsi Gunung Sinabung pada Senin (31/8) sekitar pukul 12.00 WIB.
Gunung Sinabung yang berada di wilayah administratif Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, mengalami erupsi dengan sebaran abu vulkanik yang berdasarkan hasil pemantauan instrumental dan pengecekan lapangan cenderung mengarah ke timur-tenggara atau wilayah Kota Berastagi.
Respons cepat dilakukan untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Selain kepada warga sekitar, masker juga dibagikan kepada Tim Satgas Posko Terpadu BPBD Kabupaten Karo dan di sejumlah SPBU sepanjang Kota Berastagi hingga Kabupaten Karo.
“Penghargaan setinggi-tingginya kami berikan atas kepedulian Pertamina kepada masyarakat, termasuk kepada kami Tim Satgas yang berada di Posko Terpadu Penanganan Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo. Terima kasih atas perhatian dan bantuannya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sri Wahyuni Pancasilawati, Kabid Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik BPBD Provinsi Sumatera Utara saat serah terima bantuan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, Pertamina tidak hanya berfokus pada distribusi energi, tetapi juga menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Total sebanyak 5.695 masker telah kita salurkan. Melalui aksi tanggap ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat,” kata Fahrougi.
Ia menambahkan, kehadiran Pertamina dalam situasi kebencanaan merupakan bagian dari komitmen perusahaan sebagai penyedia energi sekaligus mitra sosial yang peduli terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar. (rel/tri)
Editor : Redaksi