DPRD Sumut Minta Pengganti Kepala BGN Regional Sumbagut Lebih Tegas Awasi Program MBG

Juli Rambe • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 19:08 WIB
Anggota Komisi E DPRD Sumut, Hendra Cipta.(Dok : Hendra Cipta)
Anggota Komisi E DPRD Sumut, Hendra Cipta.(Dok : Hendra Cipta)

 

MEDAN, SUMUT POS- Pencopotan Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sumatera Utara, Teuku Agung Kurniawan, oleh Kepala BGN RI Sudaryono mendapat perhatian dari DPRD Sumatera Utara.

Anggota Komisi E DPRD Sumut, Hendra Cipta, menilai pergantian pimpinan regional BGN Sumut merupakan langkah yang tepat.

Menurutnya, pergantian tersebut diharapkan menjadi momentum untuk melakukan pembenahan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara.

Baca Juga: Jalur Alternatif Medan–Berastagi Ditargetkan Rampung 2029

Hendra mengatakan, keputusan pergantian tersebut dinilai tidak terlambat mengingat sebelumnya terdapat sejumlah persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program BGN di Sumatera Utara.

“Menurut saya, pergantian ini langkah yang tepat dan tidak terlambat. Kita berharap ke depan yang ditunjuk benar-benar orang yang jauh lebih baik dalam mengelola BGN di Sumatera Utara,” ujar Hendra saat memberikan keterangan kepada Sumut Pos, Rabu (2/9/2026).

Ia berharap pimpinan baru nantinya mampu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai persoalan yang terjadi sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

Menurut Hendra, salah satu hal yang harus menjadi perhatian utama adalah kinerja setiap unit pelaksana program di lapangan. Ia menilai unit-unit yang menjalankan program harus benar-benar bekerja sesuai standar dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh BGN.

“Yang paling penting itu bagaimana unit-unit yang ada ini bisa bekerja dengan baik. Jangan sampai ada unit yang tidak perform, tidak sesuai dengan standar bisnisnya, dan tidak menjalankan tanggung jawab sebagaimana mestinya,” katanya.

Selain persoalan kinerja unit, Hendra juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat. Menurutnya, program MBG menyangkut langsung kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, sehingga kualitas dan keamanan makanan tidak boleh dianggap sebagai persoalan teknis semata.

Ia meminta pengawasan dilakukan mulai dari proses penyediaan bahan makanan, pengolahan, hingga makanan tersebut diterima dan dikonsumsi oleh para penerima manfaat.

“Yang tidak kalah penting adalah kualitas makanan. Ini harus benar-benar dijaga dan dikontrol. Jangan sampai persoalan kualitas makanan justru menimbulkan masalah baru di kemudian hari,” tegasnya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itupun menilai sosok yang nantinya dipercaya memimpin BGN Regional Sumatera Utara harus memiliki ketegasan dalam menjalankan aturan. Menurutnya, pengalaman saja tidak cukup apabila tidak dibarengi kemampuan untuk memastikan seluruh ketentuan BGN diterapkan secara konsisten.

“Pemimpin yang baru harus tegas. Ketentuan yang sudah dibuat oleh BGN itu sebenarnya sudah disusun dengan baik dan matang. Tinggal bagaimana aturan tersebut dijalankan dan diawasi dengan benar,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap unit pelaksana harus dilakukan secara ketat dan tidak boleh memberikan toleransi terhadap pelanggaran yang berpotensi mengganggu kualitas maupun keamanan program MBG.

“Jangan ada toleransi kalau memang ada pelanggaran. Kalau sudah ada ketentuan, ya harus dilaksanakan. Pengawasan harus dilakukan secara ketat,” ujarnya.

Menurut Hendra, pergantian pimpinan BGN Regional Sumut seharusnya tidak berhenti pada pergantian figur semata. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki sistem kerja secara keseluruhan.

Ia berharap pimpinan baru dapat membangun koordinasi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah, dinas terkait, sekolah, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MBG.

“Jadi bukan hanya mengganti orangnya, tetapi juga harus ada perbaikan kinerja dan sistem. Kita tidak ingin persoalan-persoalan yang pernah terjadi kembali terulang,” katanya.

Hendra menegaskan, keberhasilan pengelolaan program BGN di Sumatera Utara tidak semata-mata ditentukan oleh seberapa lama seseorang memiliki pengalaman .(san/ram)

Editor : Juli Rambe
kepala bgn regional sumbagut dprd sumut Mbg BGN