SUMUT POS- PDI Perjuangan Sumatera Utara menyaluran bantuan kemanusiaan tahap pertama bagi pengungsi dari Desa Suka Tengah yang terdampak erupsi Gunung Sinabung.
Seluruh logistik yang sebelumnya disiapkan untuk para pengungsi telah disalurkan secara penuh atau 100 persen kepada warga yang berada di posko pengungsian Desa Sukatepu.
Penyaluran bantuan tersebut tidak hanya menjadi bentuk dukungan berupa kebutuhan logistik, tetapi juga menjadi upaya untuk memberikan penguatan moral kepada masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Baca Juga: LG Hadirkan Tujuh Inovasi Perangkat Rumah Tangga Berbasis AI di IFA 2026
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan, dan Anak, R. Mawarni Putri Tampubolon, mengatakan kehadiran kader partai di lokasi pengungsian merupakan bentuk nyata pelaksanaan amanat Ketua Umum.
Menurutnya, dalam situasi bencana, masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar bantuan berupa barang. Kehadiran langsung di tengah pengungsi juga diperlukan untuk mendengarkan keluhan, menyerap aspirasi, sekaligus memberikan dukungan agar warga tidak merasa menghadapi bencana seorang diri.
"Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri selalu mengingatkan dan menginstruksikan kepada kami, seluruh kader PDI Perjuangan, wajib hukumnya untuk turun langsung ke masyarakat pengungsi," ujar Mawarni saat menyerahkan bantuan kepada warga di lokasi pengungsian.
Mawarni menegaskan, penyelesaian penyaluran bantuan tahap pertama pada Jumat sore sekaligus memastikan seluruh warga Desa Suka Tengah yang berada di lokasi pengungsian mendapatkan bantuan.
"Penyaluran sisa paket bantuan yang kami selesaikan sore ini memastikan tidak ada warga Desa Suka Tengah di pengungsian yang terlewat," katanya.
Menurut Mawarni, proses penyaluran dilakukan secara langsung dan bertatap muka dengan para pengungsi. Cara tersebut dinilai penting agar bantuan tidak sekadar diserahkan, tetapi juga menjadi momentum bagi kader untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat terdampak.
Selain menyerahkan kebutuhan logistik, jajaran PDI Perjuangan juga menyempatkan diri menyapa warga dan mendengarkan berbagai kebutuhan mereka selama berada di pengungsian.
Pengungsi Harus Menjadi Prioritas
Terpisah, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, dan Koperasi/UMKM, Paul Baja Siahaan, menegaskan bahwa keselamatan warga terdampak harus menjadi prioritas utama dalam penanganan erupsi Gunung Sinabung.
"Keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi merupakan prioritas utama yang harus dijamin pemerintah," tegas Paul Baja Siahaan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk bergotong royong membantu pemerintah dalam memastikan keselamatan dan kebutuhan warga yang terdampak erupsi.
Menurutnya, penanganan bencana tidak dapat dilakukan hanya oleh satu pihak. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, partai politik, relawan, dunia usaha dan masyarakat luas untuk membantu warga yang sedang berada dalam kondisi darurat.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, mengatakan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, bersama seluruh keluarga besar PDI Perjuangan Sumut berkomitmen untuk terus mengawal kondisi masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung.
Menurut Sutrisno, bantuan yang diberikan pada tahap pertama bukan merupakan akhir dari kepedulian partai. PDI Perjuangan, kata dia, akan terus memantau kondisi warga, terutama terkait pemenuhan kebutuhan dasar selama berada di pengungsian.
"Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, dan keluarga besar PDI Perjuangan Sumut berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan warga pascabencana," ujar Sutrisno.
Sutrisno menambahkan, tiga hari setelah letusan, Gunung Sinabung masih dilaporkan mengeluarkan asap kelabu dari arah kawah. Kondisi tersebut menjadi pengingat agar masyarakat dan seluruh pihak tetap meningkatkan kewaspadaan.(san/ram)
Editor : Juli Rambe