BATU BARA, Sumutpos.jawapos.com – Seni musik bernuansa Islami dinilai perlu terus mendapat ruang di tengah derasnya perkembangan musik modern dan era digital. Pesan itu mengemuka saat Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., membuka Festival Hadroh Tingkat Dewasa dan Remaja dalam perebutan Piala Bergilir Bupati Batu Bara, Sabtu (5/9/2026).
Festival yang digelar di Aula RM Barokah, Kabupaten Batu Bara, tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN).
Memasuki penyelenggaraan ketiga, Festival Hadroh bukan sekadar ajang perlombaan. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat syiar Islam sekaligus menjaga seni dan budaya bernuansa Islami agar tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman.
Baca Juga: BRI Consumer Expo 2026 Hadir di Medan, Tawarkan KPR Bunga Mulai 1,75% dan Akses Rumah Subsidi
Bupati Baharuddin mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini memberikan ruang positif bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk berkarya sekaligus menyalurkan kreativitas.
Ia pun mendorong agar pelaksanaan festival ke depan diperluas dengan melibatkan pelajar tingkat SMP dan SMA.
“Ke depannya saya berharap diikutkan juga tingkat SMP dan SMA sebagai penerus nantinya, karena di dalam kegiatan ini terdapat pesan-pesan Islami,” ujarnya.
Menurut Baharuddin, keterlibatan pelajar penting untuk memastikan keberlangsungan seni hadroh sekaligus memperkenalkan nilai-nilai Islami kepada generasi muda sejak dini.
Baca Juga: Anak Gunung Krakatau Erupsi, 26 Penerbangan Medan-Jakarta dan Sebaliknya Dibatalkan
Ia menilai kegiatan budaya bernuansa Islami tidak cukup digelar sesekali. Festival seperti ini perlu menjadi agenda berkelanjutan agar semakin banyak remaja memiliki ruang untuk berkreasi dan mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang positif.
“Kegiatan budaya bernuansa Islami ini baiknya sering dilakukan, apalagi kepada para remaja sekarang agar lebih produktif dan jauh lebih bermanfaat bagi anak-anak muda,” katanya.
Baharuddin juga berharap Festival Hadroh ke depan tidak berhenti sebagai kompetisi memperebutkan piala. Lebih dari itu, festival diharapkan berkembang menjadi agenda rutin yang mampu mendekatkan generasi muda dengan seni, budaya, sekaligus nilai-nilai keislaman.
Hadapi Tantangan Era Digital
Sekretaris DPW PAN Sumatera Utara, Dedy Irawan, menyoroti tantangan yang dihadapi musik bernuansa Islami di tengah pesatnya perkembangan musik modern dan media digital.
Menurutnya, popularitas musik Islami saat ini menghadapi persaingan yang semakin kuat. Karena itu, kegiatan seperti Festival Hadroh perlu terus digelar dan dikemas agar mampu menjangkau generasi muda, termasuk melalui media sosial.
“Di zaman sekarang musik-musik Islami tidak populer. Maka dari itu, kegiatan seperti ini harus sering dilakukan dan dipublikasikan melalui media sosial agar tidak hilang atau ketinggalan zaman, apalagi bagi anak-anak generasi Z,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Sumatera Utara Yahdi Khoir menegaskan bahwa keberlangsungan kegiatan bernuansa Islami harus menjadi bagian dari upaya menjaga seni dan budaya di tengah masyarakat.
Baca Juga: Waspada! Gunung Anak Krakatau Siaga III, Kapal Diminta Menjauh dari Kawah Aktif
“Untuk tetap melestarikan kegiatan ini senantiasa, maka kita bangun salah satunya dengan pengembangan seni budaya,” katanya.
Yahdi juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan keagamaan yang tumbuh di tengah masyarakat, termasuk aktivitas ibu-ibu pengajian, perwiritan, remaja masjid, hingga remaja rumah Al-Qur’an.
Pembukaan festival ditandai dengan penabuhan gendang oleh Bupati Batu Bara. Penabuhan tersebut sekaligus menandai dimulainya Festival Hadroh Tingkat Dewasa dan Remaja untuk ketiga kalinya dalam perebutan Piala Bergilir Bupati Batu Bara.
Sejumlah pejabat Pemkab Batu Bara turut hadir, di antaranya Pj. Sekda Batu Bara, Asisten I, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, serta Camat Sei Suka.
Hadir pula jajaran DPW PAN Sumatera Utara dan DPD PAN Batu Bara, di antaranya Sekjen DPW PAN Sumatera Utara Dedy Irawan, S.P., M.Si., Bendahara DPW PAN Sumatera Utara Mora Harahap, Ketua Fraksi PAN DPRD Sumatera Utara Ir. H. Yahdi Khoir Harahap, M.B.A., Ketua DPW PUAN Sumatera Utara H. Zuraidah Ghina, S.E., Ketua DPD PAN Batu Bara Chairul Bariah, S.M., Ketua PUAN Batu Bara Seniati, Ketua BM PAN Kabupaten Batu Bara Fahmi, S.H., serta anggota DPRD Partai PAN Kabupaten Batu Bara Suprayitno, H. Syaiful Bakhri dan Hamdani. (lib/han)
Editor : Johan Panjaitan