Siswi Keracunan MBG di Karo, Febiola Purba Diduga Alami Hilang Ingatan, Tunggu Keterangan Spesialis

Juli Rambe • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 14:31 WIB
SARAF: Feby br Purba, siswi keracunan MBG kembali mendapat perawatan medis karena racun jamur masuk ke saraf kepalanya. (Dok: keluarga)
SARAF: Feby br Purba, siswi keracunan MBG kembali mendapat perawatan medis karena racun jamur masuk ke saraf kepalanya. (Dok: keluarga)

 

MEDAN, SUMUT POS- Siswi asal Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), Febiola Purba (16), korban terduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kondisinya kian memburuk.

Diduga ia mengalami kehilangan ingatan atau penurunan fungsi kognitif hingga 70 persen serta kejang.

Diketahui, dokter mengidentifikasi dua kemungkinan penyebab gangguan kesehatan korban, yakni infeksi bakteri atau paparan racun jamur.

Baca Juga: Tiga Bandara sudah Dibuka, Empat Maskapai Penerbangan Kembali Beroperasi

Sejak pertengahan Agustus 2026, korban telah menjalani perawatan intensif dan berpindah di lima rumah sakit berbeda, termasuk Rumah Sakit Umum Pemerintah Haji Adam Malik (RSUP HAM) Medan.

Saat dikonfirmasi Sumut Pos, Selasa (8/9), Humas RSUP HAM Medan, Rosario Dorothy Simanjuntak mengatakan, bahwa pasien melakukan rawat jalan dan sudah tiga kali kunjungan berobat di RS Adam Malik. 

"Pertama 31 Agustus 2026, lalu 7 September dan hari ini (Selasa)," jelasnya.

Saat ini, tambah Rosario, pasien ditangani dokter spesialis Gastro Anak, Neurologi anak dan sudah menjalani pemeriksaan Elektroensefalografi (EEG). 

"Tapi dokternya belum bersedia memberikan keterangan. Nanti kalau sudah bersedia akan kita rilis secara resmi," tandasnya.

Sebelumnya, Ratusan murid dari lima sekolah di Kabupaten Karo, Sumut, mengalami keracunan setelah menyantap makanan bergizi gratis (MBG).

MBG tersebut diduga berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur milik Kodim.Sebanyak 265 murid yang mengalami keracunan di 3 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Karo, dengan rincian SMAN 1 Berastagi sebanyak 202 siswa, SMA Swasta Bersama 25 siswa, dan SMK Swasta Bersama 38 siswa.

Selain itu, juga ada dari dua sekolah SMP yang mengalami keracunan, yaitu SMP Negeri 3 Kabanjahe dan SMP Swasta Bersama. (dwi/ram)

 

Editor : Juli Rambe
keracunan mbg di karo siswi korban mbg Mbg