DELISERDANG, Sumutpos.Jawapos.com – Situasi keamanan dan aktivitas penumpang di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, terpantau kondusif pascapembatalan sejumlah penerbangan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kondisi tersebut dipantau langsung Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., bersama personel Polresta Deli Serdang, Rabu (9/9/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di kawasan bandara tetap terjaga, sekaligus melihat langsung kondisi penumpang yang sebelumnya terdampak pembatalan penerbangan.
Kapolresta bersama jajaran memantau aktivitas di area terminal keberangkatan. Koordinasi dengan pihak bandara, maskapai serta sejumlah pemangku kepentingan juga terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak bandara, maskapai dan stakeholder terkait agar setiap perkembangan situasi dapat direspons dengan cepat dan tepat,” ujar Hendria.
Penumpang Diimbau Tetap Tenang
Hendria mengimbau calon penumpang tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi yang disampaikan maskapai maupun petugas bandara.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama di tengah kondisi penerbangan yang sebelumnya sempat mengalami gangguan.
Baca Juga: Polres Dairi Musnahkan 4,5 Kg Ganja, Tersangka Warga Sumbul Ditangkap Bersama Paket Siap Edar
Pembatalan sejumlah penerbangan sebelumnya terjadi sebagai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang memengaruhi aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu.
Meski demikian, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi kawasan Bandara Kualanamu telah kembali normal, aman, lancar, tertib dan kondusif. Aktivitas masyarakat dan penumpang di area terminal juga berlangsung dengan tertib.
Polisi Perkuat Pengamanan
Kapolresta Deli Serdang menegaskan, personel kepolisian akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan di kawasan bandara. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap merasa aman dan nyaman selama beraktivitas maupun melakukan perjalanan melalui Bandara Kualanamu.
Menurutnya, situasi penerbangan yang sempat terganggu membutuhkan kesiapsiagaan seluruh pihak, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memastikan setiap perkembangan dapat segera dikomunikasikan kepada masyarakat.(btr/han)
Editor : Johan Panjaitan