KARO, Sumutpos.jawapos,com – Kehebohan kembali terjadi di SMA Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo. Puluhan siswa mengeluhkan gangguan kesehatan saat mengikuti proses belajar mengajar, Kamis (10/9) sekitar siang hari.
Keluhan yang dirasakan beragam, mulai dari pusing, mual, sakit perut hingga gatal-gatal. Bahkan, beberapa siswa disebut sempat pingsan.
Peristiwa tersebut kembali menjadi sorotan lantaran sebagian siswa yang mengalami keluhan merupakan mereka yang sebelumnya mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 13 Agustus 2026 lalu.
Kepala SMA Negeri 1 Berastagi, Normawati Martiani Ginting, mengatakan keluhan kesehatan mulai muncul sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, proses pembelajaran masih berlangsung seperti biasa.
Baca Juga: Dinas SDA Sumut Pastikan Progres Perkuatan Tebing Sungai Aek Panjaitan Tapteng sesuai Jadwal
Awalnya, dua siswa mendatangi Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dengan keluhan pusing dan sakit perut. Namun, tak lama berselang, jumlah siswa yang mengalami kondisi serupa terus bertambah.
“Awalnya dua orang datang ke UKS mengeluh pusing dan sakit perut. Saat itu proses pembelajaran masih berlangsung,” ujar Normawati.
Menurutnya, sejumlah siswa kemudian mengeluhkan pusing, sakit perut dan gatal-gatal. Beberapa di antaranya bahkan disebut sempat kehilangan kesadaran.
Pihak sekolah pun berupaya memberikan penanganan awal. Sejumlah guru agama turut mendoakan para siswa yang mengalami keluhan.
Baca Juga: Tiga Mantan Pejabat KSOP Belawan Didakwa Korupsi PNBP Rugikan Negara Rp648,9 Juta
“Guru-guru agama bareng mendoakan. Begitu didoakan, melotot-melotot kayak orang kesurupan,” kata Normawati.
Normawati menambahkan, sebagian besar siswa yang mengalami keluhan pada Kamis tersebut merupakan siswa yang sebelumnya juga mengalami gangguan kesehatan pada 13 Agustus lalu, setelah mengonsumsi makanan MBG.
Kondisi tersebut membuat pihak sekolah mengambil langkah lebih lanjut. Sejumlah siswa kemudian dibawa ke Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Kemunculan kembali keluhan kesehatan pada siswa yang sebelumnya terdampak insiden MBG pun menjadi perhatian. Pihak sekolah masih melakukan penanganan terhadap siswa, sementara penyebab pasti keluhan yang muncul kembali tersebut perlu dipastikan melalui pemeriksaan medis.(deo/han)
Editor : Johan Panjaitan