Pelantikan PD Al-Washliyah Batu Bara: Serukan Menjaga Akidah dan Moral di Era AI

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB
Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., saat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah (PD) Al Jam
Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., saat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah (PD) Al Jam'iyatul Washliyah Kabupaten Batu Bara periode 2026–2031 bersama Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., di Aula Kantor Bupati Batu Bara pada Sabtu (12/9/2026). (Komimfo Batubara/Sumut Pos)

 

BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com – Tantangan menjaga akidah dan moral generasi muda semakin kompleks di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kondisi itu menjadi perhatian Pengurus Daerah (PD) Al Jam'iyatul Washliyah Kabupaten Batu Bara yang baru dilantik untuk periode 2026–2031.

Pesan tersebut mengemuka dalam pelantikan PD Al Jam'iyatul Washliyah Kabupaten Batu Bara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Sabtu (12/9/2026). Pelantikan dilakukan Ketua Pengurus Wilayah (PW) Al Washliyah Sumatera Utara, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., serta jajaran pengurus dan kader Al-Washliyah.

Baca Juga: Jangan Buang Daun Jeruk! 5 Potensi Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh

Mengusung tema “Bersama Washliyah Menjaga Akidah dan Moral Bangsa di Tengah Dunia Artificial Intelligence dan Ketidakpastian Global”, pelantikan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an.

Ketua PD Al-Washliyah Batu Bara, H. Al As'ari, S.Ag., M.Si., mengatakan perkembangan AI membawa manfaat besar, khususnya dalam mendukung pendidikan dan dakwah. Namun, kemudahan teknologi tersebut harus diimbangi dengan penguatan nilai agama dan moral.

“Teknologi AI sangat berguna untuk mendukung pendidikan dan dakwah karena menyajikan informasi dengan cepat. Namun, teknologi ini tidak memiliki dasar pemikiran keagamaan yang kuat seperti kitab-kitab rujukan Al-Washliyah. Jika tidak dibentengi, ini berisiko merusak moral generasi mendatang,” ujar Al As'ari.

Menurutnya, tantangan tersebut harus dijawab melalui penguatan pendidikan dan pembinaan generasi muda. Karena itu, seluruh elemen diminta berkolaborasi agar perkembangan teknologi tetap berjalan seiring dengan penguatan akidah dan akhlak.

Al As'ari juga menyampaikan bahwa sebanyak 26 kepala madrasah Al-Washliyah se-Kabupaten Batu Bara telah dilantik secara serentak beberapa waktu lalu. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam memperkuat sektor pendidikan.

Baca Juga: Derby Manchester Memanas! MU dan Man City Diprediksi Saling Bobol di Old Trafford

Ia berharap Al-Washliyah terus konsisten mengambil peran dalam membentuk generasi yang memiliki akhlak mulia sekaligus berpegang teguh pada akidah.

Lima Pilar Amal Al-Washliyah

Sementara itu, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Al-Washliyah yang selama ini turut mengambil bagian dalam pembangunan sumber daya manusia di Sumatera Utara, khususnya melalui pendidikan, dakwah dan kegiatan sosial.

Baharuddin mengingatkan jajaran pengurus agar menjaga soliditas organisasi serta terus mengamalkan lima pilar Panca Amal Al-Washliyah.

“Seluruh kader harus terus berjuang di bidang pendidikan, dakwah, penguatan akhlak, amal sosial, serta pemberdayaan ekonomi umat,” tuturnya.

Menurutnya, organisasi kemasyarakatan dan keagamaan memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter masyarakat. Terlebih di tengah perubahan teknologi dan ketidakpastian global yang dapat memengaruhi pola pikir serta perilaku generasi muda.

Di penghujung acara, Bupati Baharuddin bersama Wakil Bupati Syafrizal menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus PD Al-Washliyah Batu Bara periode 2026–2031.

Ketua PW Al-Washliyah Sumatera Utara, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara terhadap keberadaan dan program Al-Washliyah.

Baca Juga: Warga Kembali Kebanjiran, DPRD Batu Bara Pertanyakan Instruksi PSDA Sumut

Ia menegaskan komitmen organisasi untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung visi dan misi pembangunan Kabupaten Batu Bara.

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk memperkuat peran Al-Washliyah, bukan hanya dalam bidang pendidikan dan dakwah, tetapi juga dalam membentengi generasi muda agar mampu menghadapi derasnya perkembangan teknologi tanpa kehilangan pijakan nilai agama dan moral. (lib/han)

Editor : Johan Panjaitan
periode pd al-washlisyah akidah era ai