Pemkab Paluta Dukung Investasi AMP di Siunggam Tonga, Tekankan Komitmen Lingkungan dan Warga Lokal

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 12:35 WIB
Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab PalutaLairar Rusdi Nasution, ingatkan Komitmen Lingkungan dan warga lokal kepada PT Sumatera Lionee Building, Senin 14 September 2026. (Mitra Harahap/Sumut Pos)
Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab PalutaLairar Rusdi Nasution, ingatkan Komitmen Lingkungan dan warga lokal kepada PT Sumatera Lionee Building, Senin 14 September 2026. (Mitra Harahap/Sumut Pos)

 

PALUTA, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Pemkab Paluta) membuka pintu lebar bagi investasi yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, dukungan tersebut datang bersama pesan tegas: investasi harus berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Sikap itu disampaikan Pemkab Paluta dalam Sosialisasi Penyusunan UKL-UPL dan Rencana Operasional Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Sumatera Pioneer Building Material di Desa Siunggam Tonga, Kecamatan Padang Bolak Tenggara, Senin (14/9/2026).

Baca Juga: 30 Siswa SMKN 1 Merdeka Masih Dirawat Usai Santap MBG

Mewakili Penjabat Bupati Paluta, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Paluta Lairar Rusdi Nasution mengatakan, kehadiran investasi di sektor penyediaan material infrastruktur memiliki posisi strategis dalam mendukung percepatan pembangunan.

Meski demikian, keberadaan perusahaan tidak boleh berhenti pada aktivitas produksi semata. Pemkab berharap investasi tersebut memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, terutama melalui pembukaan lapangan kerja dan perputaran ekonomi di tingkat lokal.

“Pada prinsipnya, Pemkab Padang Lawas Utara sangat mendukung hadirnya investasi yang memberi nilai tambah. Kami berharap pabrik AMP ini mampu menciptakan multiplier effect, terutama dalam membuka lapangan kerja dan mendorong perputaran roda ekonomi warga lokal,” tegas Lairar di hadapan jajaran Pemkab serta tokoh masyarakat.

Lingkungan Jadi Perhatian Utama

Di balik dukungan terhadap investasi, Pemkab Paluta mengingatkan perusahaan agar tidak mengabaikan aspek lingkungan dan kenyamanan sosial warga.

Menurut Lairar, pembangunan harus memberikan manfaat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan maupun ketenteraman masyarakat. Karena itu, komunikasi terbuka antara perusahaan, pemerintah dan warga dinilai penting sejak tahap awal.

“Pembangunan dan investasi wajib memberikan manfaat nyata. Tetapi, aspek kelestarian lingkungan dan ketenteraman sosial warga mutlak harus menjadi prioritas utama. Keterbukaan komunikasi seperti hari ini sangat penting untuk mencegah potensi masalah di kemudian hari,” ujarnya.

Baca Juga: Musim Hujan, 5 Makanan Ini Sebaiknya Jangan Sembarangan Dikonsumsi

Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Pemkab Paluta tidak sekadar mengejar masuknya modal. Kepatuhan terhadap regulasi dan keberlanjutan lingkungan harus menjadi bagian dari setiap tahapan operasional perusahaan.

Perusahaan Siap Patuhi UKL-UPL

Menanggapi arahan tersebut, Manajer Produksi PT Sumatera Pioneer Building Material Ihromi Muzam Nasution memastikan perusahaan siap menjadi mitra yang bertanggung jawab bagi pemerintah maupun masyarakat.

Ia menyebut proses penyusunan UKL-UPL menjadi bagian penting dari komitmen perusahaan untuk memastikan aktivitas produksi berjalan sesuai ketentuan lingkungan hidup.

“Sosialisasi penyusunan UKL-UPL ini adalah wujud nyata komitmen kami. Kami ingin operasional produksi nantinya berjalan lancar, tertib, dan yang terpenting membawa manfaat ekonomi bagi warga dengan tetap mematuhi standar kelestarian lingkungan,” terang Ihromi.

Fasilitas AMP PT Sumatera Pioneer Building Material saat ini telah berdiri di atas lahan yang dimatangkan melalui metode cut and fill di Desa Siunggam Tonga.

Pabrik tersebut juga dilengkapi sejumlah sarana pendukung, di antaranya tangki penampung, silo, unit pemanas, hingga sistem filtrasi cerobong yang ditujukan untuk meminimalkan emisi.

Pengelolaan dan pengawasan terhadap aspek lingkungan tersebut nantinya menjadi bagian dari pelaksanaan UKL-UPL perusahaan.

Baca Juga: Liverpool Vs Tottenham: Robbo Hadapi Sang Pengganti

Sosialisasi berlangsung melalui pemaparan rencana operasional dan diskusi interaktif bersama sejumlah pemangku kepentingan. Kegiatan itu turut dihadiri jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Paluta, Wakapolres Paluta Kompol Dahrun Harahap, Camat Padang Bolak Tenggara, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat.

Dengan dukungan pemerintah dan komitmen perusahaan, investasi AMP di Siunggam Tonga diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas produksi material infrastruktur, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat tanpa mengesampingkan lingkungan dan kepentingan warga lokal.(mit/han)

Editor : Johan Panjaitan
investaso Pemkab Paluta lingkungan warga lokal