KARO, Sumutpos.jawapos.com – Dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Karo. Kali ini, sebanyak 44 siswa SMK Negeri 1 Merdeka, Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, mengalami berbagai keluhan kesehatan setelah menyantap makanan program tersebut, Senin (14/9) sore.
Dari total 44 siswa yang dilaporkan mengalami keluhan, sebanyak 39 orang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Amanda Berastagi hingga Selasa (15/9). Sementara lima siswa lainnya telah diperbolehkan menjalani rawat jalan.
Data tersebut diperoleh Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumatera Utara, Zulkarnain Barus, dari pihak sekolah.
“Daftar nama korban beserta keluhan sakitnya secara global kami terima dari pihak sekolah dan sudah dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Karo,” ujar Zulkarnain.
Baca Juga: Perkuat Kolaborasi, GM PLN UID Sumut Kunker Kerja ke Kantor Gubsu
Keluhan yang dialami para siswa cukup beragam. Mulai dari pusing, mual, lemas, sakit perut, sesak napas, gatal-gatal, muntah, sakit kepala hingga kebas pada bagian tubuh.
Sejumlah siswa bahkan mengalami beberapa keluhan secara bersamaan. Di antaranya sesak disertai mual dan pusing, sakit perut disertai mual serta pusing, hingga gatal-gatal yang dibarengi mual dan muntah.
Dari 39 siswa yang masih menjalani rawat inap, mayoritas merupakan perempuan. Sementara lima siswa yang menjalani rawat jalan tercatat atas nama M. Hafishi, Emiya Riski Ramadani, Siati Clara, Ryan Mutuah dan Sadri Aprilia.
Kacabdis Pendidikan Wilayah IV Sumut bersama Kepala SMKN 1 Merdeka dan jajaran sebelumnya telah menjenguk para siswa yang menjalani perawatan di RS Amanda Berastagi.
Berikut daftar 39 siswa yang masih menjalani rawat inap beserta keluhan yang dialami:
- Nikita – pusing dan kebas.
- Meylanai – mual, pusing dan lemas.
- Sri Wulandari – sesak, gatal-gatal, sakit perut dan pusing.
- Putri Sisilia – gatal-gatal, pening dan sesak.
- Uniodela – sesak, gatal-gatal, sakit perut dan pusing.
- Filling – sakit perut, mual dan pusing.
- Sabarina – pusing, sesak dan mual.
- Irani Ramandani – pusing dan sesak.
- Mikha Erbuen – sesak, sakit kepala dan sakit perut.
- Brage S. Brahmana – mual, sesak dan pusing.
- Aisyah – sakit kepala.
- Chievo – pusing dan sesak.
- Alfira Salsalina – pusing dan sakit perut.
- Agita Gina – sakit perut, mual dan pusing.
- Sonya Silitonga – sesak napas.
- Revalina Cantika – pusing dan gatal-gatal.
- Mujiati – sesak, pusing dan mual.
- Hazza Nur Sahada – sesak, pusing dan mual.
- Melati Regina Putri – pusing dan mual.
- Sifa Nabiliya – pening dan mual.
- Caca Br Pandiangan – sesak dan gatal-gatal.
- Puttri Aritonang – sesak, mual dan gatal-gatal.
- Maria Prisilia – sesak, lidah kebas dan pusing.
- Ica Salsalibna – sesak, mual dan pusing.
- Teta Br Ginting – pusing, mual dan sakit perut.
- Tasya Hairunisa – sesak dan mual.
- Jesika Kamelia – sesak dan muntah-muntah.
- Genesis Bangun – gatal-gatal, mual dan muntah.
- Helno Vawel – pening, sakit perut dan kaki kebas.
- May Nevayona – nyeri menelan dan sesak.
- Anggun Br Ginting – sesak, mual, gatal-gatal, sakit perut dan lidah kebas.
- Sylfia – gatal-gatal dan sakit perut.
- Pernandes Mikael – mual dan muntah.
- Cehsea Eka Pindi – sakit perut, pusing, mual dan gatal-gatal.
- Brema Gurusinga – sakit perut.
- Parid Joel Sagala – mual, muntah dan sakit kepala.
- Kristian Amonangan – mual, lemas, sakit kepala dan gatal-gatal.
- Reh Malemna – lemas, mual dan kepala pusing.
- Yoel Simarmata – sesak dan sulit bernapas.
Hingga Selasa (15/9) sore, para siswa tersebut masih mendapatkan penanganan medis di RS Amanda Berastagi.
Baca Juga: Pengembalian PNS Erwin Saleh Masih Proses, BKPSDM: Jabatan Eselon II Wajib Manajemen Talenta Kembali
Sementara itu, kondisi para siswa serta penyebab pasti munculnya berbagai keluhan kesehatan tersebut masih menjadi perhatian pihak sekolah dan instansi terkait. Penanganan medis terhadap para siswa terus dilakukan sembari menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut.(deo/han)
Editor : Johan Panjaitan