Disorot, Wakil Bupati Karo Akhirnya Jenguk Korban Keracunan MBG

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 21:02 WIB
JENGUK: Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan akhirnya menjenguk para siswa SMKNegeri 1 Merdeka yang keracunan MBG di RS Amanda Berastagi. (foto Istimewa)
JENGUK: Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan akhirnya menjenguk para siswa SMKNegeri 1 Merdeka yang keracunan MBG di RS Amanda Berastagi. (foto Istimewa)

 


KARO, Sumutpos.jawapos.com-Setelah mendapat sorotan karena belum ada kunjungan langsung dari pejabat Pemkab Karo, Wakil Bupati Karo akhirnya datang menjenguk para siswa korban keracunan MBG yang masih dirawat di RS Amanda Berastagi.
 Penantian puluhan siswa SMK Negeri 1 Merdeka yang menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya terwujud. Setelah beberapa hari menjalani perawatan di RS Amanda Berastagi, mereka akhirnya dijenguk Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, Jumat (18/9) pagi.


  Sebelumnya, keluarga korban mengaku kecewa lantaran sejak kejadian pada Senin (14/9), perhatian secara langsung dari Pemkab Karo terhadap siswa yang menjalani perawatan di rumah sakit dinilai belum terlihat. Padahal, sebanyak 60 siswa SMK Negeri 1 Merdeka dilaporkan menjadi korban dugaan keracunan menu MBG. Hingga Kamis (17/9), sekitar 44 siswa masih menjalani rawat inap di RS Amanda Berastagi, sementara 16 lainnya menjalani rawat jalan.

Baca Juga: Andre Taulany Belum Tahu Kapan Tanggal Pernikahan


 Tidak adanya kunjungan dari Pemkab Karo, termasuk Bupati Karo Antonius Ginting, sempat membuat sejumlah orangtua korban kecewa. “Belum ada Bupati Karo datang menjenguk. Mungkin beliau sibuk, atau tidak menganggap kami sebagai warga Karo,” ujar salah seorang keluarga korban dengan nada kecewa.


 Kekecewaan tersebut dinilai keluarga  korban semakin terasa dibandingkan dengan penanganan kasus dugaan keracunan MBG sebelumnya yang menimpa siswa SMA Negeri 1 Berastagi dan Yayasan Bersama pada 13 Agustus 2026.
 Saat itu, jajaran Pemkab Karo, termasuk Bupati Karo, turun langsung memantau kondisi para siswa yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, seperti RS Efarina, RS Amanda, RSU Kabanjahe dan RS Mina.


 Sementara dalam kasus yang menimpa siswa SMK Negeri 1 Merdeka, keluarga korban menyebut hanya pihak sekolah lebih terlihat aktif menjenguk dan mendampingi para siswa selama menjalani perawatan. Kondisi tersebut kemudian menjadi sorotan, terlebih hingga beberapa hari setelah kejadian masih terdapat siswa yang menjalani perawatan.


  Bahkan, dua siswa harus dirujuk ke rumah sakit di Medan. Hingga Jumat (18/9) sore, dua korban, Jesika Kamelia Br Sinuhaji dan Cristian Hamonangan, masih menjalani perawatan medis di RS Haji dan RS Adam Malik Medan.

Baca Juga: Chery ADS Gatsu Medan Hadirkan Mobil untuk Kenyamanan Keluarga


 Menanggapi sorotan terkait belum adanya kunjungan Bupati Karo ke rumah sakit, Sekretaris Daerah (Sekda) Karo, Glora Kurnia Ginting, berdalih Bupati Antonius Ginting sedang menjalankan tugas dinas di luar kota setelah kejadian.


“Pasca kejadian, Bapak Bupati sedang dinas di luar kota. Namun demikian, Bupati senantiasa memonitor perkembangan penanganan kesehatan siswa melalui petugas kita dari Dinas Kesehatan yang ditugaskan untuk pos dan memonitor di Rumah Sakit Amanda,” ujar Glora saat dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat siang.


 Ia mengatakan, Pemkab Karo juga terus berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan penanganan para siswa berjalan dengan baik. “Koordinasi dengan Korwil BGN tetap dilakukan untuk penanganan yang terbaik,” katanya.


 Glora menambahkan, pada Jumat pagi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan telah datang ke RS Amanda Berastagi untuk menjenguk sekaligus melihat langsung kondisi para siswa yang masih menjalani perawatan.

Baca Juga: WN Pakistan Ditolak Masuk ke Indonesia, Ini Alasannya


 “Tadi pagi Pak Wakil Bupati sudah mengunjungi para siswa,” ujarnya. Hal senada disampaikan Koordinator BGN Wilayah Karo, Adella Pasaribu. Ia mengaku turut mendampingi Wakil Bupati Karo saat mengunjungi para siswa di RS Amanda Berastagi.


 “Betul kami menjenguk para siswa bersama Wakil Bupati Karo. Saat ini kondisi kesehatan para siswa mulai membaik. Hari ini beberapa siswa juga sudah diizinkan pulang dari rumah sakit,” katanya.

Sebelumnya, Adella mengatakan pihaknya tetap melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap kondisi kesehatan para siswa pasca kejadian. “Untuk pengawasan dan pemantauan kita juga punya tim yang standby di lokasi. Dan untuk seluruh pembiayaan itu ditanggung oleh BGN,” katanya. (deo)

Editor : Johan Panjaitan
jenguk Wabup Karo siswa Keracunan MBG BGN