DAIRI, SumutPos.Jawapos.com – Kebakaran hebat menghanguskan sejumlah rumah di persimpangan Jalan Pakpak dan Jalan Tapanuli, Kelurahan Kota Sidikalang, Kabupaten Dairi, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Kobaran api sempat membuat warga panik. Terlebih, lokasi kebakaran berada persis di samping SPBU Nomor 14.222.239 di Jalan Pakpak. Dari rumah yang terbakar, terdengar sejumlah ledakan cukup keras yang menambah kepanikan warga di sekitar lokasi.
Informasi sementara menyebutkan, salah satu rumah yang terbakar digunakan untuk berjualan barang kelontong sekaligus BBM eceran. Kondisi tersebut diduga membuat api cepat membesar dan menimbulkan ledakan dari dalam bangunan.
Baca Juga: Disorot, Wakil Bupati Karo Akhirnya Jenguk Korban Keracunan MBG
Besarnya kobaran api juga membuat petugas harus bekerja ekstra untuk mencegah api merembet ke bangunan lain. Bahkan, dua unit rumah di Jalan Tapanuli terpaksa dirusak sebagai upaya memutus jalur kobaran api agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan lebih banyak korban.
Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Dairi, Agel Siregar, yang berada di lokasi mengatakan, data sementara menunjukkan sejumlah rumah milik warga bermarga Nainggolan, Sianturi dan Silaban terdampak kebakaran.
“Ini masih data sementara. Camat Sidikalang dan BPBD masih melakukan pendataan,” ujar Agel kepada SumutPos.Jawapos.com di lokasi kejadian.
Untuk menjinakkan api, Pemkab Dairi mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran. Bantuan juga datang dari Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP) dengan dua unit mobil damkar serta satu unit mobil pemadam milik PT Wahana Graha Makmur.
Baca Juga: Dua Residivis Curanmor Ditangkap Usai Gagal Gasak Motor di Jalan Air Bersih
Petugas pemadam kebakaran bersama personel TNI-Polri dan masyarakat berjibaku memadamkan api sekaligus membantu warga yang terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan rumah yang terbakar serta penanganan di lokasi masih berlangsung. Besaran kerugian materi akibat kebakaran tersebut juga belum diketahui secara pasti.(rud/han)
Editor : Johan Panjaitan