DAIRI, Sumutpos.jawapos.com – Ratusan remaja dan orang muda Katolik memenuhi sejumlah ruas jalan di Kota Sidikalang, Kabupaten Dairi, Minggu (20/9/2026) pagi. Mereka tak sekadar berjalan kaki, tetapi membawa satu pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat: perdamaian harus terus dirawat.
Anak Remaja Katolik (Areka) dan Orang Muda Katolik Paroki Maria Pertolongan Orang Kristen (MPOK) Sidikalang menggelar Kirab Remaja dalam rangka memperingati Hari Perdamaian Dunia yang jatuh setiap 21 September.
Kirab tersebut dilepas dari halaman SMP Swasta Santo Paulus Sidikalang oleh anggota Dewan Pastoral Paroki Harian (DPPH) Bintara Turnip bersama Koordinator Seksi Keadilan dan Perdamaian, Donal Simatupang, mewakili Pastor Paroki MPOK Sidikalang.
Baca Juga: Kejari Langkat Bantah Pengakuan Saiful Abdi soal Tekanan Akui Terima Rp50 Juta
Ratusan peserta yang berasal dari kalangan pelajar SMP hingga SMA sederajat kemudian bergerak mengelilingi sejumlah ruas jalan utama Kota Sidikalang. Mereka membawa spanduk bertuliskan “Kirab Remaja Hari Perdamaian Dunia”.
Suasana kirab semakin semarak dengan iringan marching band SMP Swasta Santo Paulus Sidikalang. Lantunan lagu-lagu rohani yang dimainkan para pelajar menarik perhatian warga yang berada di sepanjang rute.
Donal Simatupang mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Perdamaian Dunia sekaligus momentum mengajak generasi muda untuk berani menyuarakan kebaikan.
“Kirab Remaja ini merupakan rangkaian memperingati Hari Perdamaian Dunia yang diperingati setiap 21 September,” ujarnya.
Tahun ini, Kirab Remaja mengusung tema “Damai Sejahtera Bagi Kita Semua”. Selain Areka dan Orang Muda Katolik, kegiatan tersebut turut melibatkan organisasi Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI).
Pesan perdamaian juga disampaikan dalam misa kudus di Gereja Katolik Sidikalang. RP Paskalis Tumarno O.Carm mengatakan, kegiatan kirab menjadi bentuk nyata ketika anak-anak muda berani keluar dari lingkungan mereka untuk menyampaikan pesan kebaikan kepada masyarakat luas.
“Hari ini ratusan remaja dari gereja kita turun ke jalan, tebarkan kebaikan,” katanya.
Baca Juga: 325 Atlet Perebutkan Piala Bupati Batu Bara di Kejuaraan Karate INKANAS Open
Menurutnya, para remaja tidak hanya diajak berbicara tentang perdamaian, tetapi juga membangun relasi dengan sesama di tengah masyarakat yang memiliki keberagaman.
“Mereka keluar dari diri sendiri untuk mewartakan kebaikan kepada yang lain. Mereka hendak membangun relasi bagi sesama dalam mewartakan perdamaian dunia yang punya keberagaman di luar sana,” ujarnya.
RP Paskalis mengajak seluruh umat manusia untuk tidak berhenti menyerukan perdamaian. Menurut dia, pesan kecil yang disampaikan dengan ketulusan tetap dapat memberikan dampak yang besar.
“Serukanlah terus perdamaian. Walaupun kecil, tetapi dampaknya sangat besar,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar setiap orang tidak hanya menjalani kehidupan untuk diri sendiri, tetapi menghasilkan kebaikan yang dapat dirasakan orang lain.
Baca Juga: Bupati Batu Bara Apresiasi Bank Sampah Berseri, Sampah Rumah Tangga Disulap Jadi Pakan hingga Pupuk
“Hiduplah untuk berbuah dan berbuat baiklah bagi orang lain. Berbahagialah yang membawa damai karena akan melihat dan menjadi anak-anak Allah,” ungkapnya.
Kirab Remaja memperingati Hari Perdamaian Dunia 2026 berlangsung dengan pengawalan personel Polres Dairi bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Dairi. Kehadiran petugas membantu menjaga keamanan sekaligus kelancaran arus lalu lintas selama peserta melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Sidikalang. (rud/han)
Editor : Johan Panjaitan